Banner Iklan

Refleksi HAN 2026, DPD RI Cantik Lia Istifhama Tegaskan Masa Depan Anak Ditentukan Peran Orang Tua dan Lingkungan yang Sehat

Anis Hidayatie
23 Juli 2026 | 09.06 WIB Last Updated 2026-07-23T02:07:06Z

 


DPD RI Cantik Lia Istifhama Tegaskan Masa Depan Anak Ditentukan Peran Orang Tua dan Lingkungan yang Sehat

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Peringatan HAN (Hari Anak Nasional) jatuh pada Kamis (23/7/2026). Mengingatkan seluruh elemen masyarakat bahwa membangun masa depan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab keluarga inti, tetapi juga tanggung jawab bersama. 

Hal tersebut disampaikan Anggota DPD RI, Lia Istifhama, yang menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk kualitas generasi penerus bangsa.

Menurut Ning Lia, dalam teori sosial, anak memiliki nilai yang sangat strategis sebagai human capital atau modal manusia. Karena itu, setiap orang tua memiliki kewajiban menyiapkan pendidikan terbaik agar anak mampu meraih kesuksesan di masa depan.

"Anak dalam teori sosial memiliki nilai sebagai modal manusia. Orang tua berkewajiban mempersiapkan pendidikan mereka sebagai bekal menuju masa depan yang sukses," ujar Senator yang terkenal dengan tagline Cantik (Cerdas, Kreatif dan Inovatif) ini dalam refleksinya memperingati Hari Anak Nasional 2026.


Tak hanya dari sisi pendidikan, Lia juga menilai kehadiran anak memiliki nilai psikologis yang sangat besar. Anak menjadi sumber kebahagiaan bagi keluarga sekaligus menghadirkan makna dalam kehidupan orang tua.

Selain itu, dalam perspektif sosial, anak juga dipandang sebagai old-age security atau jaminan sosial di masa tua. Namun, menurutnya, makna tersebut bukanlah alasan untuk membebani anak, melainkan menjadi pengingat bahwa orang tua harus mempersiapkan mereka menjadi pribadi yang mandiri, berakhlak, dan bertanggung jawab.

Lebih jauh, Lia mengingatkan bahwa kualitas seorang anak sejatinya mencerminkan kualitas orang tua dalam menjalankan amanah. Ia mengutip ajaran Islam yang menjelaskan bahwa kewajiban orang tua kepada anak antara lain memberikan nama yang baik, mengajarkan ilmu pengetahuan, serta membimbing mereka hingga siap membangun keluarga ketika telah cukup usia.

"Dari sini sangat jelas bahwa tanggung jawab orang tua tidak berhenti ketika anak tumbuh besar. Pendidikan, pembinaan karakter, hingga menjaga lingkungan sosial mereka merupakan kewajiban yang harus terus dilakukan," katanya.

Lia juga mengajak masyarakat untuk melakukan introspeksi ketika melihat anak melakukan kesalahan. Menurutnya, perilaku anak tidak dapat dilepaskan dari pendidikan keluarga dan lingkungan sosial tempat mereka tumbuh.

"Jika ada anak yang melakukan kesalahan, jangan hanya menyalahkan anak. Bisa jadi ada kekurangan dari kita sebagai orang tua dalam mendidik maupun menghadirkan lingkungan sosial yang sehat bagi mereka," ungkapnya.

Ia menyoroti pentingnya membangun modal sosial di tengah masyarakat. Sebab, anak-anak tidak mungkin tumbuh sendiri tanpa dipengaruhi lingkungan sekitar. Oleh karena itu, semua orang dewasa memiliki tanggung jawab moral untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Dalam momentum Hari Anak Nasional, Lia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya merasa bertanggung jawab terhadap anak kandung masing-masing, tetapi juga terhadap anak-anak di lingkungan sekitar.

"Jangan hanya berpikir bahwa kita adalah orang tua bagi anak yang kita lahirkan. Jadilah orang tua bagi anak-anak di sekitar kita. Menjaga masa depan anak yang bahagia sesuai usia mereka adalah tanggung jawab kita bersama," tegasnya.

Menurut Keponakan Gubernur Khofifah ini, ketika seluruh anak Indonesia tumbuh dalam lingkungan yang sehat, damai, dan penuh kasih sayang, maka secara otomatis anak-anak akan saling membangun pergaulan yang positif. Kondisi tersebut akan melahirkan generasi yang berkarakter, optimistis, dan mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.

Ia berharap peringatan Hari Anak Nasional 2026 tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat bahwa investasi terbaik bagi bangsa adalah memastikan setiap anak memperoleh hak untuk tumbuh, belajar, bermain, dan berkembang dalam lingkungan yang aman serta penuh cinta. ANS


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Refleksi HAN 2026, DPD RI Cantik Lia Istifhama Tegaskan Masa Depan Anak Ditentukan Peran Orang Tua dan Lingkungan yang Sehat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now