Banner Iklan

Program MBG di SMAN 1 Pandaan Lancar, Waka Humas: BGN Terus Evaluasi dan Sangat Bermanfaat bagi Siswa

Anis Hidayatie
25 Juli 2026 | 14.23 WIB Last Updated 2026-07-25T07:23:21Z

 


Siswa ceria dengan Program MBG di SMAN 1 Pandaan  Lancar, Waka Humas: BGN Terus Evaluasi dan Sangat Bermanfaat bagi Siswa

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM:Pemerintah terus memperkuat tata kelola Badan Gizi Nasional (BGN) agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan semakin efektif, transparan, dan tepat sasaran. Berbagai kritik dan masukan dari masyarakat dijadikan bahan evaluasi untuk menyempurnakan sistem, sementara fokus utama program tetap pada pemenuhan gizi anak Indonesia.

Komitmen tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Kepala Humas SMAN 1 Pandaan, Bu Aris. Menurutnya, pelaksanaan Program MBG di sekolahnya sejak dimulai pada Februari 2025 berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi para siswa.

"Alhamdulillah sampai hari ini MBG berjalan lancar dan tidak pernah ada masalah besar. Kalau ada hal kecil seperti ditemukan ulat di sayur, itu bukan karena makanannya basi atau tidak layak, tetapi memang kadang ada yang menempel di sayuran seperti sawi. Anak-anak juga memahami itu," ujar Bu Aris, Sabtu (25/7/2026).

Ia menuturkan, koordinasi antara sekolah dengan pihak penyedia makanan atau PPG berlangsung sangat baik. Setiap masukan yang disampaikan sekolah selalu mendapat respons cepat sehingga kualitas pelayanan terus mengalami perbaikan.

"Kalau ada masukan kecil, biasanya pada bulan berikutnya langsung diperbaiki. Hubungan kami dengan PPG sangat baik karena komunikasi selalu terbuka," katanya.

Menurut Bu Aris, budaya evaluasi yang dilakukan penyedia MBG menunjukkan bahwa tata kelola program terus diperkuat. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah yang menjadikan kritik sebagai bahan perbaikan agar layanan semakin transparan dan tepat sasaran.

Sebagai sekolah dengan banyak siswa yang mengikuti kegiatan olahraga maupun perlombaan di luar sekolah, SMAN 1 Pandaan juga menerapkan mekanisme khusus agar manfaat MBG tetap dirasakan seluruh peserta didik. Makanan bagi siswa yang harus berangkat mengikuti pertandingan disiapkan dalam kemasan khusus sehingga dapat dibawa sebagai bekal perjalanan.

Sementara itu, makanan milik siswa yang tidak hadir karena sakit atau izin tidak pernah dibiarkan terbuang. Sekolah membagikannya kepada siswa lain, terutama anak yatim atau mereka yang membutuhkan.

"Anak-anak di sini justru menghendaki MBG tetap ada karena sangat bermanfaat. Kalau ada makanan lebih biasanya dicari siapa yang mau membawa pulang, terutama anak-anak yatim atau yang membutuhkan," jelasnya.

Bu Aris juga meluruskan anggapan bahwa makanan MBG banyak terbuang karena menu tidak disukai siswa. Menurutnya, budaya saling berbagi di lingkungan sekolah sudah tumbuh dengan baik sehingga makanan tetap habis dikonsumsi.

"Kalau ada yang kurang cocok dengan menu tertentu biasanya diberikan ke temannya, bukan dibuang. Anak-anak di sini tidak sampai hati membuang makanan," ungkapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan MBG tidak lepas dari pendidikan karakter yang terus ditanamkan sekolah. Melalui tausiyah rutin setelah salat Dzuhur berjamaah, siswa diajak untuk selalu bersyukur dan menghargai setiap makanan yang diterima.

"Anak-anak selalu diingatkan untuk bersyukur. Nilai-nilai itu terus kami tanamkan sehingga mereka menghargai makanan dan tidak menyia-nyiakannya," tuturnya.

Dari sekitar 4.800 porsi makanan yang disiapkan setiap hari, rata-rata hanya sekitar 60 porsi yang tidak terserap karena siswa izin atau sakit. Namun seluruh makanan tersebut tetap dimanfaatkan oleh siswa lain sehingga tidak ada yang terbuang sia-sia.

Karena itu, Bu Aris berharap Program Makan Bergizi Gratis terus dilanjutkan. Menurutnya, kehadiran MBG telah memberikan manfaat besar bagi siswa sekaligus mendukung pemenuhan gizi mereka selama mengikuti proses pembelajaran.

"MBG sampai hari ini benar-benar memberikan manfaat bagi siswa-siswi kami. Program ini sangat membantu dan kami berharap tetap dilanjutkan dengan tata kelola yang semakin baik," pungkasnya. Ans


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Program MBG di SMAN 1 Pandaan Lancar, Waka Humas: BGN Terus Evaluasi dan Sangat Bermanfaat bagi Siswa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now