"Ternyata Belajar di SPARTA Sekeren Ini!"
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Hari kedua PRESTASI (Pekan Orientasi Santri) di SPARTA (SMP Ar-Rohmah Putra Malang) menghadirkan salah satu agenda yang paling dinanti oleh seluruh murid baru, yaitu Sosialisasi Kurikulum dan Pembelajaran. Bertempat di aula sekolah pada Selasa, 21 Juli 2026, sesi ini dipandu langsung oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ustadz M. Zaki Hidayat, S.Sos.I.
Berbeda dengan istilah MPLS atau bahkan OSPEK yang dahulu identik dengan suasana menegangkan, SPARTA menghadirkan PRESTASI sebagai awal perjalanan yang menyenangkan bagi setiap murid baru. Nama ini dipilih untuk menegaskan bahwa masa orientasi bukanlah ajang yang menakutkan, melainkan momen untuk mengenal sekolah, membangun persahabatan, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap keluarga baru di SPARTA.
Melalui pendekatan yang hangat dan penuh semangat, para murid diajak mengenal budaya sekolah serta sistem pembelajaran yang akan mereka jalani selama tiga tahun ke depan. Suasana yang akrab membuat para peserta terlihat nyaman sejak awal. Bahkan, tidak sedikit murid yang aktif mengangkat tangan untuk bertanya karena rasa penasaran mereka terhadap kehidupan belajar di SPARTA.
Dalam pemaparannya, Ustadz M. Zaki Hidayat menjelaskan bahwa pendidikan di SPARTA tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik. Lebih dari itu, setiap program dirancang untuk membentuk generasi muslim yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kekuatan spiritual, dan kesiapan menghadapi kehidupan nyata.
"Di SPARTA, kami tidak hanya mengajarkan murid agar pandai mengerjakan soal. Kami ingin mereka tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, mandiri, serta siap memberikan manfaat bagi umat," menjadi semangat yang tercermin sepanjang sesi sosialisasi.
Paparan mengenai tiga program unggulan SPARTA menjadi bagian yang paling menarik perhatian para peserta.
Program Excellent Academic dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, budaya belajar yang kuat, serta mendorong setiap murid meraih prestasi terbaik sesuai potensi yang dimiliki. Pembelajaran dikemas aktif, menantang, dan relevan dengan perkembangan zaman sehingga murid terbiasa menjadi pembelajar sepanjang hayat.
Melalui program Bilingual School, murid dibiasakan menggunakan bahasa Inggris sebagai bagian dari aktivitas belajar sehari-hari. Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa internasional dipandang sebagai bekal penting agar lulusan SPARTA mampu bersaing di tingkat global tanpa kehilangan identitas sebagai muslim yang berkarakter.
Sementara itu, Islamic Character's Program menjadi ruh dari seluruh proses pendidikan di SPARTA. Pembiasaan ibadah, adab, kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, hingga kepedulian terhadap sesama dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah maupun asrama.
Ketiga program tersebut saling melengkapi dalam membentuk pendidikan yang utuh. SPARTA tidak hanya mengembangkan aspek aqliyah (kecerdasan berpikir), tetapi juga memperkuat ruhiyah (kedekatan kepada Allah) serta membangun jismiyah (kesehatan dan ketangguhan fisik). Filosofi inilah yang menjadi dasar lahirnya lulusan SPARTA sebagai generasi yang Cerdas, Bertaqwa, dan Mandiri.
Paparan tersebut membuat para murid semakin antusias. Banyak di antara mereka yang mengaku semakin tidak sabar untuk mengikuti proses pembelajaran dan berbagai program yang telah disiapkan sekolah. Rasa penasaran yang sebelumnya muncul kini berubah menjadi semangat untuk memulai perjalanan baru sebagai santri SPARTA.
Suasana semakin meriah ketika sesi ditutup dengan kuis interaktif. Berbagai pertanyaan seputar materi yang telah dipaparkan dijawab dengan penuh semangat oleh para peserta. Gelak tawa, tepuk tangan, dan sorak sorai memenuhi ruangan, menunjukkan bahwa belajar dapat berlangsung dengan suasana yang menyenangkan.
Dua murid berhasil menjadi pemenang pada sesi tersebut, yaitu Omar asal Makassar dan Agsa asal Jember. Keduanya menerima hadiah spesial langsung dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum berupa dua buku inspiratif.
Buku pertama berjudul "Forever Friend's", sebuah karya membanggakan hasil tulisan kakak kelas SPARTA yang menjadi bukti bahwa budaya literasi terus tumbuh di lingkungan sekolah. Sementara buku kedua berjudul "Nak... Kutitipkan Rindu Ini kepada-Nya", merupakan karya salah satu orang tua SPARTA yang sarat akan nilai kasih sayang, pendidikan, dan spiritualitas.
Hadiah tersebut menjadi simbol bahwa di SPARTA, karya, kreativitas, dan budaya membaca selalu mendapat tempat istimewa. Sekolah tidak hanya mencetak murid yang gemar belajar, tetapi juga mendorong mereka menjadi pribadi yang mampu berkarya dan menginspirasi orang lain.
Melalui sesi Sosialisasi Kurikulum pada PRESTASI 2026 ini, para murid baru memperoleh gambaran utuh mengenai perjalanan pendidikan yang akan mereka tempuh. Hari kedua PRESTASI pun bukan sekadar mengenalkan mata pelajaran atau aturan sekolah, tetapi menjadi awal tumbuhnya keyakinan bahwa mereka telah memilih tempat terbaik untuk belajar, bertumbuh, dan mengukir masa depan bersama keluarga besar SPARTA (SMP Ar-Rohmah Putra Malang).
"PRESTASI bukan sekadar masa orientasi. PRESTASI adalah langkah pertama menuju perjalanan menjadi generasi muslim yang Cerdas, Bertaqwa, dan Mandiri." SPARTA 30th BRAVE! By ZLion.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?