Banner Iklan

Polresta Malang Kota Gelar Lomba Mural “Suara Kita" Peringati Hari Bhayangkara

Anis Hidayatie
03 Juli 2026 | 05.40 WIB Last Updated 2026-07-02T22:41:02Z


Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Malang Kota Gelar Lomba Mural “Suara Kita”, Wadah Kreativitas dan Benteng Cegah Vandalisme

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Malang diwarnai dengan kegiatan kreatif yang melibatkan generasi muda dan komunitas seni. Polresta Malang Kota menggelar Lomba Mural bertema “Suara Kita” di lantai 4 Malang Creative Center (MCC), Senin (25/5/2026), sebagai ruang ekspresi sekaligus upaya mencegah aksi vandalisme di ruang publik.

Kegiatan tersebut diikuti 47 peserta dari berbagai komunitas seni mural di Kota Malang. Mereka menampilkan karya-karya visual yang tidak hanya mengedepankan nilai artistik, tetapi juga menyampaikan pesan sosial dan moral yang membangun.

Lomba mural secara resmi dibuka oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, melalui prosesi pemukulan gong sebagai simbol dimulainya kompetisi. Momen itu menjadi penanda komitmen Polresta Malang Kota dalam menghadirkan pendekatan humanis yang dekat dengan generasi muda dan komunitas kreatif.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Putu Kholis Aryana menegaskan bahwa rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Melalui lomba mural ini, kami ingin menghadirkan ruang ekspresi kreatif yang edukatif, bahkan boleh menyampaikan kritikan yang membangun. Seni mural adalah media komunikasi visual yang mampu menyampaikan pesan sosial secara menarik dan mudah diterima masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, seni dapat menjadi jembatan yang memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki kreativitas tinggi dan membutuhkan ruang berekspresi secara positif.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan langkah preemtif dan preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian dengan komunitas seni dan pelaku ekonomi kreatif di Kota Malang.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rakhmat Adji Prabowo, menjelaskan bahwa lomba mural tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan bagian dari strategi membangun kesadaran sosial dan menyalurkan energi kreatif masyarakat ke arah yang produktif.

“Kami ingin merangkul para pelaku seni, termasuk generasi muda dan penyandang disabilitas, agar dapat menyalurkan kreativitasnya secara positif dan produktif,” jelasnya.

AKP Rakhmat menegaskan bahwa salah satu tujuan utama kegiatan tersebut adalah menekan aksi vandalisme yang selama ini masih kerap terjadi di sejumlah fasilitas umum.

“Vandalisme sering muncul karena pelampiasan emosi atau sekadar ingin eksistensi, seperti mencoret tembok tanpa izin. Padahal, tindakan tersebut merugikan lingkungan dan melanggar norma sosial maupun hukum,” tegasnya.

Menurutnya, melalui wadah resmi seperti lomba mural, para seniman memiliki kesempatan untuk mengekspresikan gagasan dan kreativitasnya secara legal, terarah, dan bernilai estetika, sehingga potensi vandalisme dapat diminimalisir.

Proses seleksi peserta sendiri telah dilaksanakan pada 19 hingga 20 Mei 2026. Para peserta yang lolos diberikan waktu selama empat jam untuk menyelesaikan karya mural mereka, mulai pukul 10.00 hingga 14.00 WIB.

Beragam karya yang dihasilkan menampilkan interpretasi unik terhadap tema “Suara Kita”, mulai dari pesan tentang persatuan, toleransi, kepedulian sosial, hingga semangat membangun Kota Malang yang aman, damai, dan kreatif.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi positif dari para peserta maupun pengunjung yang hadir di Malang Creative Center. Selain menjadi sarana hiburan dan edukasi, lomba mural dinilai mampu memperkuat ekosistem seni kreatif sekaligus membuka ruang kolaborasi antara komunitas seni dan aparat kepolisian.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Malang Kota kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun soliditas dengan masyarakat, khususnya generasi muda, melalui pendekatan yang edukatif, partisipatif, dan humanis sebagai strategi berkelanjutan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Malang.

Jika diperlukan, saya juga dapat �⁠membuat versi yang lebih tajam untuk SEO media online dengan kata kunci **Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Mural Polresta Malang Kota, Suara Kita, MCC Malang, cegah vandalisme, dan Kombes Pol Putu Kholis Aryana. Ans 


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Polresta Malang Kota Gelar Lomba Mural “Suara Kita" Peringati Hari Bhayangkara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now