![]() |
| Yasinan di Desa Bulu Lor tak hanya diikuti warga setempat tetapi juga mengundang anggota TNI dari Satgas TMMD 129 Kodim Ponorogo./dok.DNY |
PONOROGO | JATIMSATUNEWS.COM: Kegiatan keagamaan seperti Yasinan merupakan salah satu yang rutin dilakukan oleh umat Islam di Indonesia termasuk di Desa Bulu Lor Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo.
Desa ini menjadi tempat Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0802/Ponorogo, yang prosesnya terus berlangsung pada Jumat (24/7).
Bila selama ini kegiatan Yasinan hanya diikuti oleh masyarakat setempat, sejak ada Program TMMD di Desa Bulu Lor, ibadah rutin tersebut juga mengundang anggota Satgas TMMD khususnya yang beragama Islam.
"Alhamdulillah, ini undangan dari masyarakat yang ada di sekitar tempat tinggal kami," ujar Sertu Arief Mugiono selaku anggota tertua dari Satgas TMMD yang hadir bersama 14 rekan Satgas TMMD.
Ia menerangkan, kehadirannya di rumah Bu Sirah selain untuk yasinan juga menjalin silaturahmi kepada warga.
"Kegiatan ini merupakan sarana yang baik untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan. Perwakilan TNI akan berupaya menghadiri kegiatan tersebut sesuai dengan tugas dan ketentuan kedinasan yang berlaku," terang prajurit yang bertugas di Satuan Lanud Iswahjudi tersebut.
Kehadiran anggota Satgas TMMD disambut bangga oleh warga tak terkecuali Bu Sirah selaku tuan rumah. Menurutnya, selain bertambah banyak jamaah yang ikut yasinan, kehadiran TNI juga bisa memberikan motivasi dan semangat bagi warga untuk terus menjaga kebersamaan.
Kehadiran anggota TNI juga diharapkan Sirah dapat meningkatkan jalinan silaturahmi yang kokoh antarwarga maupun warga dengan TNI.
"Terima kasih, kehadiran beliau-beliau tidak hanya menambah jumlah jamaah yang hadir tetapi juga mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa kebersamaan, kekeluargaan, serta semangat gotong royong di antara kami," ungkap Bu Sirah saat dikonfirmasi melalui Sertu Arif Mugiono.(DNY)
Editor: YAN
Baca juga: Kayu Jati Jadi Bahan Utama Rehab RTLH



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?