Banner Iklan

Mahasiswa KKN-PPM 04 IAI Ngawi Dorong Penguatan Literasi Keluarga Kader Posyandu, di Desa Kedungprahu Padas Ngawi Melalui Talkshow Parenting

JSN Admin 2
20 Juli 2026 | 15.18 WIB Last Updated 2026-07-20T08:18:52Z
12 mahasiswa KKN-PPM 04 Institut Agama Islam (IAI) Ngawi sukses menyelenggarakan talkshow parenting di Balai Desa Kedungprahu, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi (20/7/2026)./dok.Qony

NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM: Mahasiswa KKN-PPM 04 Institut Agama Islam (IAI) Ngawi sukses mengadakan giat Talk Show Parenting, untuk Kader Posyandu dan PKK di Balai Desa Kedungprahu, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Senin (20/7/2026).

Mengusung tema Membesarkan Anak Cerdas Di Era Digital, kegiatan yang diselenggarakan oleh 12 Mahasiswa KKN-PPM 04 Institut Agama Islam (IAI) Ngawi ini menghadirkan narasumber Hanifah Hikmawati, S.S., M.Sos., yang memberikan edukasi mengenai pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter dan masa depan anak.

"Tantangan orang tua saat ini tidak hanya berkaitan dengan memenuhi kebutuhan fisik anak, tetapi juga membangun lingkungan keluarga yang mendukung tumbuh kembang anak secara emosional, sosial, dan intelektual. Oleh karena itu, orang tua perlu membekali diri dengan berbagai bentuk literasi agar mampu mendampingi anak menghadapi perkembangan zaman," tutur dosen Institut Agama Islam (IAI) Ngawi tersebut.

Menariknya, salah satu peserta talkshow parenting bernama Suwarni, memberikan apresiasi kepada mahasiswa KKN-PPM 04 IAI Ngawi, yang telah menghadirkan kegiatan edukatif bagi para kader dan masyarakat. Sehingga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, yang dinilai mampu menciptakan keluarga harmonis dan melahirkan generasi sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.

Dalam talk show tersebut, terdapat tiga poin utama yang menjadi penekanan sebagai bekal bagi orang tua dalam mendidik anak, yaitu:

1. Literasi Keluarga
Orang tua perlu membangun komunikasi yang hangat, memberikan teladan yang baik, serta menciptakan suasana keluarga yang penuh kasih sayang. Keluarga merupakan sekolah pertama bagi anak dalam membentuk karakter, nilai moral, dan kebiasaan positif.

1. Literasi Keuangan
Pendidikan keuangan sebaiknya dikenalkan sejak dini melalui kebiasaan sederhana, seperti menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengajarkan anak untuk menggunakan uang secara bijaksana. Orang tua juga diharapkan mampu mengelola keuangan keluarga dengan baik sebagai contoh bagi anak.

1. Literasi Media Sosial
Di era digital, orang tua harus memahami penggunaan media sosial secara sehat dan bertanggung jawab. Pendampingan terhadap aktivitas digital anak, pemilihan konten yang sesuai, serta pembatasan waktu penggunaan gawai menjadi langkah penting agar anak terhindar dari dampak negatif media sosial.

Hanifah Hikmawati, S.S., M.Sos., menjadi pemateri acara Talkshow Parenting di Balai Desa Kedungprahu, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur./dok.Qony

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-PPM 04 IAI Ngawi berharap para kader Posyandu dan PKK dapat menjadi perpanjangan tangan dalam menyampaikan edukasi parenting kepada masyarakat. Dengan meningkatnya pemahaman orang tua mengenai pola asuh positif serta pentingnya literasi.

Kegiatan berlangsung hangat dan akrab, mulai dari sesi penyampaian materi, diskusi interaktif, dan tanya jawab. Semangat belajar parenting ini sekaligus menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat, terhadap pentingnya pendidikan dalam keluarga sebagai fondasi utama dalam pembangunan generasi penerus bangsa.

Selanjutnya diharapkan kader Posyandu, kader PKK, serta masyarakat yang telah mengikuti talkshow parenting, mampu meningkatkan kualitas pengasuhan anak di lingkungan keluarga dengan literasi yang inklusif. Sehingga akan lahir generasi yang lebih sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(QONY)

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mahasiswa KKN-PPM 04 IAI Ngawi Dorong Penguatan Literasi Keluarga Kader Posyandu, di Desa Kedungprahu Padas Ngawi Melalui Talkshow Parenting

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now