Dokumentasi
Webinar SMART NETIZEN: Membangun Kesadaran Literasi Digital dan Etika dalam
Pembentukan Opini Publik di Era Media SosialARTIKEL | JATIMSATUNEWS.COM: Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi digital, mahasiswa dan dosen Program Studi Hubungan Internasional Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk webinar berjudul SMART NETIZEN dengan tema "Membangun Kesadaran Literasi Digital dan Etika dalam Pembentukan Opini Publik di Era Media Sosial" pada Sabtu, 30 Mei 2026 melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini ditujukan kepada masyarakat umum, khususnya generasi muda, pelajar, mahasiswa, serta pengguna aktif media sosial yang setiap hari berinteraksi dengan berbagai informasi di ruang digital.
Pesatnya perkembangan teknologi informasi
telah menjadikan media sosial sebagai salah satu sumber utama masyarakat dalam
memperoleh berita dan menyampaikan pendapat. Namun, kemudahan tersebut juga
diiringi dengan berbagai tantangan, seperti maraknya penyebaran hoaks,
disinformasi, cyberbullying, hingga ujaran kebencian. Kondisi tersebut
menunjukkan pentingnya kemampuan berpikir kritis dan literasi digital agar
masyarakat mampu menyaring informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya
kepada orang lain.
Melalui webinar SMART NETIZEN, peserta
memperoleh pemahaman mengenai peran media sosial dalam membentuk opini publik
serta pengaruh algoritma, viralitas, dan interaksi digital terhadap penyebaran
informasi. Materi juga membahas bagaimana opini publik dapat terbentuk melalui
berbagai platform digital serta pentingnya memahami mekanisme penyebaran
informasi agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh konten yang belum
terverifikasi.
Selain itu, peserta dibekali pengetahuan
mengenai hoaks dan disinformasi, mulai dari ciri-ciri informasi yang tidak
valid, faktor yang mendorong penyebaran berita palsu, hingga dampaknya terhadap
individu maupun kehidupan bermasyarakat. Dalam sesi ini juga disampaikan
pentingnya melakukan verifikasi informasi dengan membandingkan berbagai sumber
yang kredibel sebelum membagikan suatu informasi di media sosial.
Webinar turut mengangkat pentingnya etika
bermedia sosial sebagai bagian dari tanggung jawab setiap pengguna internet.
Peserta diajak memahami batas kebebasan berpendapat di ruang digital,
pentingnya menjaga komunikasi yang santun, serta menghindari perilaku
cyberbullying dan ujaran kebencian. Selain itu, materi juga membahas tantangan
baru di era perkembangan teknologi, seperti pemanfaatan kecerdasan buatan
(Artificial Intelligence/AI) dan munculnya konten deepfake yang semakin sulit
dibedakan dengan informasi asli.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi penyampaian
materi, ice breaking, diskusi, tanya jawab, serta kuis sebagai sarana evaluasi
pemahaman peserta. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan
diskusi yang berkembang selama webinar berlangsung. Acara kemudian ditutup
dengan pemberian penghargaan kepada peserta yang aktif, sesi dokumentasi
bersama, serta pembagian sertifikat elektronik sebagai bentuk apresiasi atas
partisipasi mereka.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa dan dosen
Program Studi Hubungan Internasional UPN "Veteran" Jawa Timur
berharap masyarakat semakin memahami pentingnya literasi digital dan mampu
menjadi smart netizen, yaitu pengguna media sosial yang kritis, bijak,
bertanggung jawab, serta mampu berkontribusi dalam menciptakan ruang digital
yang sehat, aman, dan produktif. Edukasi semacam ini diharapkan dapat
memperkuat budaya bermedia sosial yang lebih positif sekaligus mendukung
terciptanya ekosistem informasi yang berkualitas di tengah perkembangan
teknologi digital yang semakin pesat.
Penulis : Diah Ayu Wulandari, S.Pd., M.A.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?