Banner Iklan

Dua Gadis Cilik Pasuruan Kota Mengais Botol Bekas hingga Malam Demi Makan, Warga Pertanyakan Peran Dinas Sosial

Admin JSN
04 Juli 2026 | 17.40 WIB Last Updated 2026-07-04T10:40:40Z

 

Monik dan adiknya mengais botol-botol bekas demi memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Pemandangan memilukan terlihat di sejumlah sudut Kota Pasuruan pada Sabtu (4/7/2026) malam. Dua gadis cilik yang seharusnya menikmati masa bermain dan belajar, justru harus mengais botol-botol bekas demi memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

Kedua anak tersebut diketahui berasal dari Kelurahan Trajeng, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Monik, yang masih berusia sekolah, terlihat berjalan menyusuri jalanan kota sambil menggandeng adik perempuannya untuk mengumpulkan botol plastik bekas yang nantinya bisa dijual kembali.

Meski ditanya mengenai kondisi keluarganya, Monik tidak banyak berbicara dan enggan menjelaskan keberadaan kedua orang tuanya. Dengan wajah polos dan langkah kecilnya, ia hanya terus mendampingi sang adik dalam mencari barang bekas hingga larut malam.

Di tengah perjuangan mereka, masih ada kepedulian dari masyarakat. Seorang warga yang merasa iba memberikan makanan dan minuman kepada kedua bocah tersebut. Dengan anggukan kepala dan senyum sederhana, Monik menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diterimanya.


Kondisi tersebut mengundang keprihatinan mendalam dari warga yang menyaksikan langsung aktivitas kedua anak itu. Salah seorang lelaki yang kebetulan melintas mengaku hatinya tersentuh melihat perjuangan dua gadis kecil tersebut.

"Kasihan dua gadis kecil itu. Harusnya malam hari seperti ini mereka belajar atau beristirahat di rumah. Ke mana saja Dinas Sosial Kota Pasuruan ini? Kok bisa anak-anak dibiarkan berjuang mencari sesuap nasi di jalanan," ujarnya dengan nada prihatin.

Menurutnya, keberadaan anak-anak yang masih usia sekolah di jalanan pada malam hari seharusnya menjadi perhatian serius berbagai pihak, terutama pemerintah daerah melalui instansi terkait.

Fenomena tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa masih ada anak-anak yang membutuhkan uluran tangan dan pendampingan agar dapat memperoleh hak-haknya, baik dalam bidang pendidikan, perlindungan, maupun kesejahteraan sosial.

Masyarakat berharap Dinas Sosial Kota Pasuruan bersama pihak terkait dapat segera melakukan pendataan dan pendampingan terhadap kedua anak tersebut, sehingga mereka dapat kembali menikmati masa kanak-kanak yang layak serta memperoleh akses pendidikan dan kehidupan yang lebih baik di masa depan.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Dua Gadis Cilik Pasuruan Kota Mengais Botol Bekas hingga Malam Demi Makan, Warga Pertanyakan Peran Dinas Sosial

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now