H. Indra Permana: Sekolah Rakyat Berasrama Jadi Jalan Anak Keluarga Miskin Raih Generasi Emas 2045
BATU | JATIMSATUNEWS.COM: Program Sekolah Rakyat (SR) berasrama di Songgokerto, Kota Batu, mendapat apresiasi dari berbagai pihak karena dinilai mampu memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Selain memberikan pendidikan secara gratis, konsep sekolah berasrama juga menjadi sarana efektif dalam membangun karakter, kemandirian, dan keterampilan hidup peserta didik sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.
Anggota DPRD Kota Malang, H. Indra Permana, menyatakan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat kecil melalui penyediaan layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
“Sekolah Rakyat berasrama menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Ini bukan sekadar program pendidikan, tetapi investasi besar untuk menciptakan sumber daya manusia unggul di masa depan,” ujar H. Indra Permana, Minggu (5/7/2026).
Menurutnya, pemerataan pendidikan harus menjadi prioritas utama agar setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih cita-citanya tanpa terkendala persoalan ekonomi keluarga.
“Dengan fasilitas belajar yang memadai dan kebutuhan dasar siswa yang terpenuhi, anak-anak dapat fokus mengembangkan potensi diri. Inilah peluang nyata untuk membuka masa depan yang lebih baik sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi,” katanya.
Indra menilai konsep sekolah berasrama memiliki keunggulan dalam pembinaan karakter karena peserta didik mendapatkan pendampingan yang lebih intensif selama 24 jam, baik dalam aspek akademik, spiritual, maupun sosial.
“Konsep asrama sangat efektif untuk membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat gotong royong. Anak-anak tidak hanya diajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai kehidupan yang akan menjadi bekal mereka di masa depan,” tambahnya. Ans



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?