Banner Iklan

Berbahan Mawar dan Bayam Merah, Inovasi Anti-Anemia Guru Besar UMM Bikin Mentan Terpukau

Admin JSN
18 Juli 2026 | 14.25 WIB Last Updated 2026-07-18T07:26:47Z

Kunjungan Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. , dakam acara Ajang Studentpreneur Bootcamp 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM:  Ajang Studentpreneur Bootcamp 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sukses mencuri perhatian Menteri Pertanian RI, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. Mentan memuji habis-habisan inovasi paket herbal pengentas anemia dan penurun residu mikroplastik karya Guru Besar UMM, Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, M.P.

Produk unggulan dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Produk Halal (P3 Halal) UMM ini dipamerkan dalam eksebisi nasional besutan Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) di Hall GKB IV Lantai 9 UMM, Jumat (17/7/2026).

Melihat hilirisasi riset yang cerdik memanfaatkan potensi alam nusantara, Mentan Amran tak segan melontarkan apresiasi tertingginya. Produk ini dinilai sebagai solusi konkret untuk mendongkrak kualitas kesehatan masyarakat luas.

"Wah, ini joss sekali inovasinya! Pemanfaatan bahan lokal seperti mawar dan bayam merah untuk mengatasi anemia sekaligus membersihkan tubuh dari mikroplastik adalah langkah cerdas yang sangat bermanfaat bagi masyarakat," puji Amran antusias saat mengunjungi pameran.

Dua Jalur Penyembuhan Berbahan Lokal

Prof. Elfi memaparkan, inovasi kesehatan ini berhasil diwujudkan berkat suntikan pendanaan riset terapan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) senilai Rp318 juta. Herbal ini dirancang untuk menyembuhkan anemia melalui dua jalur utama.

"Jadi saya menggunakan dua jalur untuk mengatasi anemia. Pertama, meningkatkan imunitas. Kedua, kapsul ini isinya bubuk mawar dan bayam merah yang mengandung zat besi (Fe) untuk mendongkrak hemoglobin," urainya.

Terdapat tiga varian produk jagoan yang dikembangkan, yakni:

  1. Suplemen Zat Besi + Antioksidan
  2. Minuman Roseit
  3. Elvibers go-herbal Mawar Plus Jahe Merah

Keampuhannya bukan isapan jempol belaka. Berdasarkan hasil uji klinis oleh tenaga medis terhadap 33 penderita anemia sedang hingga berat, mayoritas pasien mengalami pemulihan sel darah merah secara signifikan hanya dalam waktu satu bulan.

"Alhamdulillah, setelah mengonsumsi tiga paket ini selama empat minggu, 85 persen penderita anemia kadar hemoglobinnya kembali normal," tegas Prof. Elfi.

Rontokkan Mikroplastik hingga Solusi Stunting

Hebatnya lagi, khasiat inovasi ini terus berkembang. Berdasarkan uji praklinis lanjutan tahun ini, suplemen herbal tersebut terbukti ampuh membersihkan tubuh dari zat-zat berbahaya dan melindungi organ vital.

"Tahun ini saya meriset kembali, ternyata suplemen ini juga bisa menurunkan residu mikroplastik yang sedang ramai, serta membantu mencegah kerusakan hati dan ginjal," ungkapnya bangga.

Selain ekstrak mawar, stan P3 Halal UMM juga memamerkan beragam produk hilirisasi lain yang tak kalah solutif. Di antaranya adalah kopi rempah, beras analog tinggi protein untuk menekan angka balita stunting, hingga beras analog kaya kalsium khusus ibu hamil.

Deretan inovasi pangan fungsional ini menjadi bukti sahih bahwa perguruan tinggi merupakan motor penggerak lahirnya solusi kebangsaan. Diharapkan, karya akademik dari UMM ini segera mendapat dukungan penuh untuk diproduksi massal oleh kalangan industri, demi mewujudkan ketahanan pangan bergizi sekaligus memperkuat ekosistem industri halal di Tanah Air.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Berbahan Mawar dan Bayam Merah, Inovasi Anti-Anemia Guru Besar UMM Bikin Mentan Terpukau

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now