PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Kegiatan donor darah rutin yang digelar di Perumahan Kraton Harmoni, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Minggu (28/6/2026), kembali berlangsung meriah dan penuh cerita inspiratif. Selain menjadi ajang berbagi kepada sesama, kegiatan yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali itu juga menghadirkan kisah unik dari salah seorang pendonor yang mengikuti donor darah sebagai bagian dari ikhtiar program kehamilan bersama istrinya.
Kegiatan donor darah tersebut dimulai sejak pagi hari dan diikuti puluhan warga. Meski bertepatan dengan masa libur sekolah sehingga sebagian warga berhalangan hadir, antusiasme masyarakat tetap tinggi untuk mendonorkan darahnya.
Panitia mengungkapkan, beberapa pendonor baru mulai bermunculan dalam kegiatan kali ini. Namun, ada pula warga yang terpaksa tidak dapat mendonorkan darah karena faktor kelelahan dan kurang istirahat.
"Biasanya memang setiap tiga bulan sekali kita mengadakan kegiatan donor darah di sini. Bulan ini memang bertepatan dengan liburan sekolah, sehingga ada sebagian warga yang izin karena kesibukan keluarga. Tapi alhamdulillah masih banyak yang hadir dan semangat untuk berbagi," ujar salah seorang panitia.
Di balik kegiatan sosial tersebut, tersimpan cerita menarik tentang sepasang suami istri yang mengikuti donor darah dengan harapan segera mendapatkan momongan. Sang suami yang awalnya dikenal takut terhadap jarum suntik akhirnya memberanikan diri ikut donor demi mendampingi istrinya.
Menurut panitia, pasangan tersebut pertama kali mengikuti donor darah beberapa bulan lalu. Kini, mereka telah mendapatkan kabar bahagia karena sang istri dinyatakan hamil.
"Ada satu orang yang awalnya benar-benar takut donor karena takut jarum. Tapi karena ingin istrinya segera hamil, akhirnya ikut donor bersama istrinya. Bulan ini mereka sudah tidak datang karena istrinya sudah hamil. Alhamdulillah, mereka sudah mendapat kabar bahagia," tuturnya.
Sementara itu, salah seorang pendonor mengaku telah lebih dari lima kali mengikuti donor darah. Setelah berhasil mendapatkan anak pertama, kini dirinya kembali menjalani program untuk anak kedua dan tetap rutin mendonorkan darah karena merasakan manfaatnya bagi kesehatan.
"Donor darah itu enak, badan terasa lebih segar. Saya sudah lebih dari lima kali donor dan sekarang sedang program untuk anak kedua," ungkapnya.
Tokoh masyarakat setempat, Darso, menilai donor darah bukan sekadar aktivitas kesehatan, tetapi juga bentuk sedekah yang memberikan manfaat luas bagi sesama dan diri sendiri.
Menurutnya, siapa pun bisa berpartisipasi tanpa memandang status ekonomi, karena yang terpenting adalah niat untuk berbagi.
"Kalau ada yang datang ke sini dengan niat ingin segera punya anak, ya harus diawali dengan bersedekah dulu. Tidak ada alasan kaya atau miskin, yang penting ada niatan untuk bersedekah. Sedekahnya melalui donor darah ini, insya Allah nanti ada balasannya sendiri dari Allah," ujar Darso.
Ia menambahkan, dari sisi kesehatan, donor darah juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Karena itu, tidak sedikit masyarakat yang rutin mendonorkan darah setiap tiga bulan sekali sambil terus berikhtiar mewujudkan berbagai harapan dalam hidup mereka.
"Secara kesehatan donor darah itu bagus. Ada yang setelah rutin donor tiga bulan berikutnya sudah hamil, itu juga ada. Tentu semuanya tetap bagian dari ikhtiar dan doa kepada Tuhan," pungkasnya.
Kegiatan donor darah di Kraton Harmoni pun menjadi bukti bahwa aksi kemanusiaan tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima darah, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan harapan baru bagi para pendonornya.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?