NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM
Ustadz Syahrul Mushtofa mengisi Mauidhoh Hasanah dalam acara pengajian rutin Rabu Kliwon PR Muslimat NU Widodaren Ngawi di Masjid Darul Muttaqin Dusun Bulung, Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi Jawa Timur.(17/06/2026).
Mubaligh merupakan santri dari Ponpes Al Futuhiyah Bedingin Ngrambe mengundang gelak tawa jamaah yang hadir, dalam pengajian rutinan Rabu Kliwon kali ini. Pasalnya Kang Mus sapaan akrab ustadz Syahrul Mushtofa, bahkan tak segan mendekat ke lokasi jamaah dan mengajak berkomunikasi dengan gayanya yang nyentrik.
"Ada empat golongan yang dirindukan surga, yaitu; orang yang rajin membaca Al-Qur'an, orang yang mampu menjaga lisannya, orang yang bersedekah, dan orang yang berpuasa di bulan Ramadhan," sebut Kang Mus dalam ceramahnya.
Setelah menyampaikan bahwa banyak orang yang "maido" dirinya sebab gaya gaulnya dalam ceramah. Namun hal ini justru senantiasa dilakukan kang Mus, setelah mendapatkan nasihat dari gurunya, terkait cara agar ngaji itu menyenangkan.
Di sisi lain, terdapat pembahasan terkait persiapan giat besar NU di Kecamatan Widodaren, "Ini bagi-bagi kertas warna untuk membuat hiasan Gebyar Muharram nanti, ranting Widodaren beserta seluruh Banom siap meramaikan giat NU Care-LAZISNU MWCNU Widodaren," tutur Umi Sofiah ketua Ranting Muslimat NU Widodaren.
Sebanyak 62 anak yatim dan dhuafa di desa Widodaren akan mendapatkan santunan. Namun hanya 2 anak yang akan disantuni secara simbolis, dalam acara Gebyar Muharram nanti. Organisasi yang didirikan oleh KH Hasyim Asy'ari ini, memang menjadikan tradisi menyantuni anak yatim di bulan Muharram menjadi program wajib, sebagai wujud nyata kontribusi terhadap umat.
Acara pengajian Rutinan di Dusun Bulung ini dihadiri oleh Kyai Suwandi selaku Rais Syuriyah, Kyai Supriyanto selaku ketua Tanfidziyah, Dodik Sulisno dari Lazisnu, dan Ninik Saroh penasehat PR Muslimat NU Widodaren, serta keluarga NU lainnya. Dimeriahkan oleh hadrah lokal Miftahul Janah Kedungprahu dan Firqotur Rohman Remaja Cilik Ngelesan, dengan pengamanan dari Banser setempat.(Qony)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?