Banner Iklan

GKB 5 UMM Resmi Beroperasi, Siapkan Generasi Tenaga Medis dan Perkuat Posisi sebagai Pusat Pendidikan Kesehatan

Rahmani Hafidzi
12 Juni 2026 | 13.29 WIB Last Updated 2026-06-12T06:29:09Z

Foto: Peresmian GKB 5 UMM (Sumber: Humas UMM)
MALANG, JATIMSATUNEWS.COM – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan langkah besar dalam pengembangan pendidikan tinggi dengan meresmikan Gedung Kuliah Bersama (GKB) 5 yang berada di kawasan Rumah Sakit UMM, Kamis (11/6/2026). Gedung berlantai 11 dengan tinggi mencapai 45 meter tersebut diproyeksikan menjadi pusat pendidikan medis modern bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) dan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES).

Peresmian gedung berkonsep green building itu dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. Kehadiran fasilitas baru tersebut menjadi bagian dari komitmen UMM dalam memperkuat kualitas pendidikan kesehatan sekaligus menjawab kebutuhan tenaga medis profesional di masa depan.

Dalam sambutannya, Haedar Nashir mengapresiasi konsistensi UMM yang terus melakukan berbagai inovasi dan pengembangan. Menurutnya, Kampus Putih telah menjadi salah satu tolok ukur kemajuan bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan 'Aisyiyah (PTMA) di Indonesia.

“UMM Malang telah membangun dasar kemajuan yang kuat dan menanamkan tradisi besar bagi seluruh sivitas akademika untuk selalu memiliki visi yang luas ke depan serta menjadi pelopor dalam kemajuan,” ujarnya.

Ia menilai GKB 5 menjadi simbol keberhasilan UMM dalam membangun ekosistem pendidikan kesehatan yang unggul. Tidak hanya menghasilkan lulusan yang kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang kuat dalam melayani masyarakat.

“Gedung GKB 5, Rumah Sakit UMM, serta seluruh ekosistem kampus UMM menjadi bukti nyata Muhammadiyah yang terus maju, Islam yang berkemajuan, dan UMM sebagai pelopor kemajuan,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor UMM, Prof. Dr. Nazaruddin Malik, M.Si., menjelaskan bahwa pembangunan gedung yang dimulai sejak 2023 tersebut menjadi proyek istimewa karena seluruh proses perencanaan hingga pelaksanaan dilakukan secara mandiri oleh tim internal kampus.

“Gedung ini dibangun murni dengan swadaya dan swakelola, termasuk desain perencanaan sampai dengan pelaksanaannya oleh tim Universitas Muhammadiyah Malang beserta beberapa konsultan,” jelas Nazaruddin.

Berdiri di atas lahan seluas dua hektare, GKB 5 dirancang dengan konsep ramah lingkungan dan struktur tahan gempa. Bangunan ini memaksimalkan pencahayaan alami, sirkulasi udara sehat, serta dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pendidikan kesehatan modern.

Sejumlah fasilitas yang tersedia di antaranya laboratorium berstandar internasional, auditorium, sarana olahraga, hingga sistem pengolahan limbah khusus yang terpisah untuk mendukung kegiatan pendidikan dan praktik kesehatan secara berkelanjutan.

Menurut Nazaruddin, kehadiran gedung baru ini merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak tenaga kesehatan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan dunia medis yang semakin kompleks.

“Mudah-mudahan peresmian ini sekaligus menjadi doa bagi kita semua dan UMM khususnya untuk berani maju terus ke depan memberikan kontribusi yang terbaik bagi bangsa,” katanya.

Peresmian GKB 5 menjadi tonggak baru bagi UMM dalam memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pendidikan kesehatan terkemuka di Indonesia. Melalui integrasi pendidikan, layanan kesehatan, teknologi, dan nilai-nilai keislaman, UMM terus mempersiapkan generasi tenaga medis yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

(raf)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • GKB 5 UMM Resmi Beroperasi, Siapkan Generasi Tenaga Medis dan Perkuat Posisi sebagai Pusat Pendidikan Kesehatan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now