PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM : Komitmen menjaga kelestarian lingkungan yang dipadukan dengan peningkatan kualitas pendidikan di SDN Sumbersari II Beji, Kabupaten Pasuruan, mendapat apresiasi dari Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan. Sekolah yang tengah mengembangkan program Adiwiyata tersebut dinilai berhasil membangun sinergi antara sekolah, masyarakat, dunia industri, hingga instansi pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkarakter dan berwawasan lingkungan.
Apresiasi itu disampaikan anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhammad Husnul Arifin Billah, S.Sos., Agus Setya Wardana, dan H. Heru Very Nurcahya, saat melakukan kunjungan dan wawancara di SDN Sumbersari II Beji, Selasa (9/6/2026).
Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setya Wardana, menilai keberhasilan sekolah dalam menjalankan program Adiwiyata tidak terlepas dari kemampuan membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama perusahaan-perusahaan yang berada di kawasan industri sekitar Gempol dan Beji.
"Saya kebetulan tinggal di lingkungan tersebut dan memiliki hubungan yang baik dengan beberapa perusahaan. Ketika Kepala Sekolah bersama Ibu Rosi selaku Ketua Adiwiyata datang berkomunikasi, kami kemudian menjembatani dengan sejumlah perusahaan. Alhamdulillah, responsnya sangat luar biasa dalam mendukung kegiatan sekolah," ungkap Wardana.
Menurutnya, dukungan dunia usaha tidak hanya berupa kegiatan penghijauan dan pelestarian lingkungan, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan pendidikan siswa.
"Ada enam siswa yang mendapatkan penghargaan berupa HP masing-masing satu unit. Selain itu, ada juga bantuan pendidikan dalam bentuk uang tunai yang disalurkan melalui sekolah kepada siswa yang membutuhkan. Ini menunjukkan kepedulian dunia usaha terhadap dunia pendidikan," jelasnya.
Tak hanya itu, sejumlah perusahaan juga terlibat dalam berbagai kegiatan lingkungan seperti penanaman pohon, pengembangan ruang hijau, hingga mendukung berbagai program sekolah yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
Adiwiyata Bukan Sekadar Kebersihan Sekolah
Wardana menegaskan bahwa keberhasilan program Adiwiyata tidak hanya diukur dari kebersihan lingkungan sekolah atau pengelolaan sampah semata. Lebih dari itu, program tersebut harus mampu membangun budaya peduli lingkungan yang melibatkan seluruh elemen sekolah.
"Adiwiyata itu bukan sekadar soal kebersihan atau pengolahan sampah. Yang paling penting adalah sinergi antara lingkungan sekolah, guru, siswa, wali murid, dan masyarakat. Di SDN Sumbersari II ini semuanya berjalan dengan baik," katanya.
Ia juga mengapresiasi peningkatan prestasi siswa yang dinilai menjadi indikator keberhasilan pembinaan karakter dan pendidikan di sekolah tersebut.
"Prestasi akademik maupun non-akademik siswa mengalami peningkatan yang cukup baik. Mungkin kegiatan di luar tidak terlalu banyak terlihat, tetapi pembinaan internal sekolah berjalan sangat baik dan hasilnya nyata," tambahnya.
Sebagai bentuk penguatan kolaborasi ke depan, Wardana mendorong sekolah untuk menjalin kerja sama lebih luas dengan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
"Sekolah bisa mendukung program Mina Mandiri melalui kolaborasi dengan BUMD. Ini bisa menjadi peluang untuk memperkuat pendidikan berbasis lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Jaga Hubungan Harmonis dengan Industri dan Masyarakat
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, H. Heru Very Nurcahya, berpesan agar hubungan baik yang telah terbangun dengan masyarakat dan dunia industri terus dipelihara.
Menurutnya, keberadaan industri di sekitar sekolah memiliki potensi dampak positif yang besar apabila mampu dikelola melalui kemitraan yang baik.
"Saya berpesan agar hubungan emosional dengan masyarakat serta hubungan industrial dengan perusahaan-perusahaan sekitar tetap dijaga. Industri memang memiliki dampak negatif dan positif, tetapi jika dikelola dengan baik maka dampak negatif dapat diminimalkan dan dampak positifnya bisa dirasakan oleh masyarakat, terutama siswa-siswa yang membutuhkan bantuan pendidikan," tegas Heru.
Libatkan Pemerintah dan Desa dalam Pendidikan Lingkungan
Di sisi lain, Ketua Tim Adiwiyata SDN Sumbersari II Beji, Rosi, menjelaskan bahwa keberhasilan program yang dijalankan sekolah tidak hanya didukung oleh perusahaan, tetapi juga berbagai instansi pemerintah.
Menurutnya, kolaborasi telah dibangun bersama Cabang Dinas Kehutanan (CDK) Lumajang, PU SDA Pekalen, pemerintah desa, serta berbagai pihak lainnya yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan dan lingkungan.
"Kami bukan hanya bersinergi dengan perusahaan, tetapi juga dengan beberapa instansi pemerintah seperti CDK Lumajang dan PU SDA Pekalen. Sekolah Adiwiyata bukan hanya sebuah gelar, tetapi bentuk inovasi pendidikan berbasis lingkungan yang dapat membekali anak-anak menghadapi tantangan dunia global, baik dari sisi karakter, arah hidup, maupun pembelajaran yang bermakna," ujar Rosi.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras seluruh guru yang secara konsisten mendampingi siswa dalam berbagai kegiatan lingkungan.
"Kami semua memiliki guru-guru yang hebat yang terus membersamai kegiatan Adiwiyata ini. Saya pribadi sangat berterima kasih karena saya dan lembaga mendapatkan kesempatan untuk berkembang melalui program ini," katanya.
Rosi juga menyebut bahwa berbagai kegiatan lingkungan yang dilakukan siswa turut melibatkan Pemerintah Desa sebagai bagian dari upaya membangun kepedulian lingkungan sejak dini.
Sementara itu, Kepala SDN Sumbersari II Beji, Ratna Mufidah, M.Pd., menegaskan bahwa sekolah akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak guna mewujudkan sekolah yang unggul, berkarakter, dan berwawasan lingkungan.
Dengan berbagai capaian tersebut, SDN Sumbersari II Beji dinilai memiliki modal kuat untuk terus berkembang sebagai sekolah Adiwiyata yang tidak hanya peduli terhadap lingkungan, tetapi juga mampu mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Kolaborasi antara sekolah, masyarakat, pemerintah, dan dunia industri pun menjadi bukti bahwa pendidikan berkualitas dapat diwujudkan melalui kerja sama yang berkelanjutan. (Red)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?