Banner Iklan

125 Siswa PAUD Terpadu KH. Wahid Hasyim Bangil Belajar Industri Pangan di Pabrik Jelly Inaco

Anis Hidayatie
02 Juni 2026 | 18.56 WIB Last Updated 2026-06-02T11:56:31Z


125 Siswa PAUD Terpadu KH. Wahid Hasyim Bangil Belajar Industri Pangan di Pabrik Jelly Ina

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Sebanyak 125 siswa PAUD Terpadu KH. Wahid Hasyim Bangil yang terdiri dari peserta didik TPA, Kelompok Bermain (KB), dan Taman Kanak-Kanak (TK) mengikuti kunjungan edukatif ke Pabrik Jelly Inaco di Kabupaten Pasuruan, Jumat (2/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran tematik bertajuk “Pekerjaan dan Produk Makanan” yang bertujuan mengenalkan dunia industri pangan kepada anak-anak sejak usia dini.

Kunjungan tersebut berlangsung penuh antusias. Sejak tiba di lokasi, rombongan disambut hangat oleh tim Inaco yang kemudian membagi peserta ke dalam beberapa kelompok untuk mengikuti tur edukatif di area produksi.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak melihat secara langsung proses pembuatan jelly, mulai dari pencampuran bahan baku, proses pemasakan, pencetakan, pendinginan, hingga pengemasan menggunakan mesin otomatis. Anak-anak juga mendapatkan penjelasan mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan penerapan standar keamanan pangan di lingkungan pabrik.

Selain menyaksikan proses produksi, para siswa diperkenalkan dengan berbagai profesi yang bekerja di industri makanan. Mereka belajar bahwa setiap produk yang dikonsumsi masyarakat melalui proses panjang yang memerlukan ketelitian, kerja sama tim, serta penerapan standar kebersihan yang ketat.

Salah satu perwakilan Anak Kelompok 2 mengaku senang dapat melihat langsung proses pembuatan jelly yang selama ini hanya dikenal sebagai makanan favorit mereka.

“Ternyata bikin jelly banyak banget tahapnya! Kami belajar kalau sebelum masuk pabrik harus cuci tangan, pakai baju khusus, dan jaga kebersihan. Mesinnya keren, jalannya cepat dan rapi. Terima kasih Inaco sudah mengajak kami belajar. Kami jadi tahu kalau kerja di pabrik harus teliti dan kompak,” ujarnya dengan penuh semangat.

Kepala PAUD Terpadu KH. Wahid Hasyim biasa dipanggil Bu Yayuk  menjelaskan bahwa kegiatan pembelajaran di luar kelas seperti ini sangat penting untuk memperluas wawasan anak-anak melalui pengalaman nyata.

Menurutnya, kunjungan edukatif ke dunia industri tidak hanya mengenalkan proses produksi makanan, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, serta pemahaman tentang berbagai profesi yang berperan dalam menghasilkan produk yang aman dan berkualitas.

“Kami ingin anak-anak belajar secara langsung dari lingkungan nyata. Melalui kunjungan ini mereka dapat mengenal dunia kerja, memahami pentingnya kebersihan, kedisiplinan, serta menghargai proses panjang di balik produk makanan yang mereka konsumsi setiap hari,” jelasnya.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan rasa bangga terhadap produk dalam negeri yang diproduksi dengan standar mutu tinggi dan mampu bersaing di pasar nasional.

Kunjungan berlangsung dengan lancar dan penuh keceriaan. Selain mendapatkan pengalaman belajar yang berharga, seluruh siswa juga menerima cenderamata dari pihak Inaco sebagai kenang-kenangan atas partisipasi mereka dalam kegiatan tersebut.

Pihak PAUD Terpadu KH. Wahid Hasyim Bangil menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada manajemen serta seluruh karyawan Inaco atas sambutan hangat, pendampingan yang ramah anak, serta kesempatan belajar yang diberikan kepada 125 peserta didik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara dunia pendidikan dan dunia industri dapat terus terjalin sehingga mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, inspiratif, dan bermakna bagi generasi penerus bangsa sejak usia dini.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • 125 Siswa PAUD Terpadu KH. Wahid Hasyim Bangil Belajar Industri Pangan di Pabrik Jelly Inaco

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now