Banner Iklan

Warek II UIN Malang Zainal Habib Apresiasi Mahasiswa Sukses Gelar FGD Antar BEM Malang Raya

Anis Hidayatie
07 Mei 2026 | 00.47 WIB Last Updated 2026-05-06T17:48:19Z

 


Warek II UIN Malang Zainal Habib Apresiasi Mahasiswa Sukses Gelar FGD Antar BEM Malang Raya di kampusnya

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM:  UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong penguatan nalar kritis mahasiswa melalui gelaran Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Nalar Mahasiswa Kritis, Aksi Strategis: Dari Malang untuk Indonesia” yang berlangsung sukses, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula Rumah Singgah Lantai 4 Kampus 2 ini mempertemukan mahasiswa lintas kampus dan aktivis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Malang Raya. Sekitar 80 peserta hadir, terdiri dari 57 delegasi dari 20 perguruan tinggi dan organisasi kemahasiswaan, serta panitia dan awak media.

Plt. Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) UIN Malang, Zainal Habib, M.Hum., menyampaikan apresiasi secara terpisah usai kegiatan berlangsung. Ia berhalangan hadir dalam FGD karena berbarengan dengan agenda kunjungan dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan.

Meski demikian, dukungan penuh tetap diberikan kepada mahasiswa melalui SEMA dan DEMA UIN Malang yang menjadi penggagas kegiatan tersebut.

“Ini kegiatan yang sangat positif. Saya mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang mampu menghadirkan forum diskusi kritis dan konstruktif lintas kampus,” ujarnya.

Zainal Habib menegaskan bahwa pihak kampus memberikan dukungan maksimal terhadap kegiatan mahasiswa yang berorientasi pada penguatan intelektual dan pengembangan kapasitas kepemimpinan.

“Kami melalui SEMA dan DEMA memberikan support penuh agar kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Ini bagian dari upaya membangun budaya akademik yang kuat,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III UIN Malang, Prof. Dr. H. Triyo Supriyatno, M.Ag., dalam forum FGD menekankan pentingnya nalar kritis yang konstruktif sebagai landasan gerakan mahasiswa.

“Mahasiswa sebagai agen perubahan harus mampu menghadirkan aksi yang tidak hanya idealis, tetapi juga realistis dan menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

FGD ini juga menghadirkan staf ahli Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polkam) yang mewakili Stepi Anriani Rizal, serta Peneliti Intelligence and National Security Studies (INSS), Yusup Rahman Hakim. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa pemerintah terbuka terhadap aspirasi mahasiswa selama disampaikan secara konstruktif dan solutif.

“Masukan dari mahasiswa sangat dibutuhkan, namun harus tetap mengedepankan narasi yang membangun,” ungkapnya.

Direktur Pascasarjana UIN Malang, Prof. Dr. Agus Maimun, M.Pd., turut menegaskan pentingnya pendekatan dialog dalam menyampaikan aspirasi, dibandingkan aksi demonstrasi yang berpotensi menimbulkan dampak negatif.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Rektor I UIN Malang Basri Zaini dan dipandu oleh Ahmad Bayhaqi Kadmi sebagai moderator.


Melalui FGD antar BEM Malang Raya ini, diharapkan mahasiswa mampu memperkuat konsolidasi gerakan, membangun diskursus kritis yang sehat, serta melahirkan gagasan strategis yang solutif dan implementatif demi kemajuan bangsa.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Warek II UIN Malang Zainal Habib Apresiasi Mahasiswa Sukses Gelar FGD Antar BEM Malang Raya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now