Rangkaian kegiatan dimulai sejak puasa Arafah, buka puasa bersama, pelaksanaan Sholat Idul Adha, proses penyembelihan hewan qurban, hingga pendistribusian daging kepada masyarakat yang membutuhkan. Seluruh proses dirancang agar peserta tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut belajar memahami makna pengorbanan, tanggung jawab, dan semangat melayani sesama.
Pesan Trend yang selama ini dikenal sebagai kawasan pendidikan dan pembinaan anak muda terus menghadirkan pendekatan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan nyata. Melalui kegiatan seperti Qurban Action Day, para peserta diajak merasakan langsung nilai-nilai keikhlasan, kerja sama, kepedulian, dan kebermanfaatan yang menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup seorang muslim.
Ust Hanan Attaki menekankan bahwa ibadah qurban bukan hanya ritual tahunan, tetapi juga sarana membangun karakter dan rasa empati terhadap sesama. Semangat berbagi inilah yang terus ditanamkan kepada para pemuda yang bertumbuh bersama dalam lingkungan Pesan Trend.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah mitra dan sahabat kebaikan turut mengambil bagian, salah satunya adalah Ciomy. Kehadiran Ciomy menjadi bentuk dukungan terhadap gerakan sosial dan pendidikan yang dibangun Pesan Trend, sekaligus wujud komitmen bahwa sebuah brand dapat bertumbuh bersama nilai-nilai kebermanfaatan bagi masyarakat.
Partisipasi Ciomy dalam kegiatan qurban ini menjadi bagian dari semangat berbagi yang diusung bersama. Tidak hanya menghadirkan produk bagi masyarakat Indonesia, Ciomy juga ingin hadir dalam berbagai aktivitas yang membawa dampak positif dan mempererat kepedulian sosial.
Qurban Action Day menjadi bukti bahwa ketika komunitas, lembaga pendidikan, tokoh dakwah, relawan, dan dunia usaha bergerak bersama, maka lahirlah energi kebaikan yang manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Dari atas gunung, semangat itu terus digaungkan: bahwa qurban bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang belajar, bertumbuh, dan menghadirkan manfaat bagi sesama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?