Banner Iklan

UPN Jatim Bekali UMKM dan Karang Taruna Strategi Branding di Era Digital

Admin JSN
13 Mei 2026 | 12.07 WIB Last Updated 2026-05-13T05:07:47Z

 

Dokumentasi Kegiatan


SIDOARJO| JATIMSATUNEWS.COM - Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur (UPN Jatim) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pemberdayaan masyarakat melalui program pelatihan Bina Desa bertajuk "Konten & Branding, Peluangmu di Era Digital". Kegiatan ini ditujukan bagi ibu-ibu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta anggota Karang Taruna. Acara ini berlangsung di Desa Kalanganyar, Kabupaten Sidoarjo, pada hari senin (11/5). Kegiatan ini diinisiasi oleh tim dosen dan mahasiswa UPN Jatim sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Di era yang serba digital saat ini, kehadiran usaha di ruang digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan keharusan agar produk lokal bisa bersaing di pasar yang lebih luas.

Dosen Pendamping Lapangan Bina Desa, Reza Mehdi Fauzi, menjelaskan bahwa pemilihan tema "Konten & Branding, Peluangmu di Era Digital" berangkat dari keprihatinan terhadap banyaknya pelaku UMKM di kalangan ibu-ibu yang memproduksi barang berkualitas, namun kesulitan dalam memasarkannya secara daring. Sementara itu, Karang Taruna hadir sebagai mitra strategis yang memiliki literasi digital lebih baik.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menjembatani kesenjangan digital. Ibu-ibu UMKM diajarkan cara mengemas produk agar menarik secara visual, sedangkan Karang Taruna dilatih untuk menjadi motor penggerak pemasaran digital di desanya sendiri," ujarnya.

Selama acara, peserta mendapat materi dan pendampingan intensif mengenai dasar-dasar fotografi produk menggunakan smartphone, teknik pembuatan short video yang menarik untuk media sosial, serta cara membangun identitas merek (branding) yang kuat dan mudah diingat oleh konsumen. Peserta juga diajak praktik langsung membuat konten yang langsung diunggah ke akun media sosial masing-masing.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Salah satu ibu-ibu UMKM pengolah krupuk bandeng khas Kalanganyar, Ibu Sari, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. "Selama ini saya cuma bisa jualan secara pas-pasan dan nunggu pembeli datang. Setelah diajari buat konten video dan dipandu caption-nya, ternyata produk saya bisa dilihat orang luar daerah. Baru sebentar diunggah, sudah ada yang bertanya," ucapnya dengan wajah sumringah.

Perwakilan Karang Taruna, Rizky, menyambut baik program ini. "Ini pengalaman baru buat kami. Kami belajar tidak cuma teori, tapi praktik langsung bagaimana mengelola platform jualan dan membantu ekonomi warga sekitar. Kami siap menjadi admin desa untuk mengangkat produk-produk Kalanganyar," tegasnya.

UPN Jatim berharap kegiatan Bina Desa ini tidak berhenti sebagai pelatihan sesaat. Ke depan, pihak kampus berencana melakukan pendampingan berkelanjutan secara berkala hingga produk-produk UMKM Kalanganyar benar-benar memiliki branding yang kuat dan penjualan digital yang konsisten. Dengan digelarnya program ini, diharapkan sinergi antara akademisi, ibu-ibu UMKM, dan Karang Taruna mampu mencetak desa yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga melek digital dan siap bersaing di era modern.


Penulis : Reza Mehdi Fauzi


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • UPN Jatim Bekali UMKM dan Karang Taruna Strategi Branding di Era Digital

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now