Banner Iklan

UMM Kawal Target Pusat Halal Dunia 2026, Buka Jalur Sertifikasi di Negeri Tirai Bambu

Admin JSN
06 Mei 2026 | 16.13 WIB Last Updated 2026-05-06T09:14:43Z
Universitas Muhammadiyah Malang membuka jalur sertifikasi halal di Negeri Tirai Bambu./dok. UMM

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mempertegas posisinya sebagai kampus Islam kelas dunia dengan terus memperluas kiprah internasionalnya.

Melalui Pusat Studi Pusat Pendampingan dan Pengembangan Halal (PS. P3Halal), Kampus Putih resmi menggandeng Fuyao University of Science and Technology (FYUST) Cina untuk mengembangkan produk halal-thoyyib dan pangan sehat.

Penandatanganan kerja sama strategis ini dilaksanakan langsung di kampus megah FYUST, Cina, bersama Dekan sekaligus representasi Yayasan FYUST, Giong Lin, pada Rabu (22/4).

Kepala PS. P3Halal UMM, Prof. Dr. Ir. Elfi Anis Saati, MP., menjelaskan bahwa langkah ini merupakan respons proaktif atas target Indonesia menjadi pusat kepemimpinan halal dunia pada 2026. Terlebih, potensi industri halal global diproyeksikan melonjak hingga mencapai US$ 9 triliun pada 2030 mendatang.

"Kerja sama ini adalah wujud nyata dari semangat Muhammadiyah Berkemajuan. Kami tidak hanya berfokus pada peringkat akademik, tetapi mengimplementasikan konsep 'Kampus Berdampak' dari Kemdiktisaintek. UMM hadir melintasi batas negara untuk memberi solusi dan inovasi berkelanjutan, khususnya dalam memperkuat daya saing produk halal lokal di pasar global," ungkap Elfi.

Selain penandatanganan MoU, delegasi UMM juga melakukan peninjauan langsung ke Laboratorium Halal milik FYUST serta fasilitas kantin asrama yang melayani kebutuhan nutrisi ribuan civitas akademika setempat.

Sinergi riset menjadi salah satu poin utama dalam kerja sama ini. Saat ini, FYUST tengah mengembangkan produk berbasis polifenol, wortel, umbi-umbian, hingga pengujian deteksi titik kritis kehalalan seperti DNA babi dan etanol. Fokus tersebut rupanya sangat selaras dengan deretan riset unggulan para peneliti UMM.

Elfi Anis Saati saat ini tengah memimpin riset pigmen antosianin dari bunga dan ubi jalar ungu untuk aplikasi suplemen yang mampu mereduksi mikroplastik pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Riset pangan fungsional dan bahan bioaktif sebagai obat herbal juga terus dikembangkan oleh pakar UMM lainnya, seperti Prof. Damat, Prof. Warkoyo, Prof. Ely Purwanti, Dr. dr. Meddy Setiawan, Dr. dr. Sulistyo Mulyo Agustini, dan Dr. Ahmad Shobrun Jamil.

Kolaborasi internasional ini tidak akan berhenti di atas meja laboratorium, sebab UMM dan FYUST telah sepakat untuk memperluas cakupan kerja samanya. Beberapa kerja samanya meliputi kolaborasi riset dosen dan mahasiswa, pengembangan kosmetik dan obat herbal halal, serta pendampingan sertifikasi bagi perusahaan mitra FYUST di Cina.

"Puncaknya, kita juga membidik pembentukan lembaga halal sejenis Lembaga Pemeriksa Halal Luar Negeri (LHLN) di kampus FYUST, sehingga ekosistem halal di sana dapat terstandarisasi sesuai dengan regulasi negara Indonesia," tandas Elfi. ***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • UMM Kawal Target Pusat Halal Dunia 2026, Buka Jalur Sertifikasi di Negeri Tirai Bambu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now