![]() |
| Technology, Sumber : Pinterest.com/ |
ARTIKEL | JATIMSATUNEWS.COM : Saat
ini, globalisasi sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan
masyarakat. Perkembangan teknologi, khususnya dalam bidang komunikasi, membuat
penyebaran informasi berlangsung sangat cepat dan tidak terbatas oleh ruang
maupun waktu. Di Indonesia, sistem komunikasi mengalami perubahan yang cukup
signifikan, dari yang sebelumnya bersifat konvensional menjadi berbasis
digital. Kehadiran media sosial seperti WhatsApp, Instagram, dan TikTok semakin
memperkuat perubahan tersebut, terutama di kalangan mahasiswa.
Meskipun
memberikan banyak kemudahan, globalisasi juga menghadirkan berbagai tantangan
yang tidak bisa diabaikan. Tidak semua informasi yang beredar dapat dipercaya,
dan tidak semua masyarakat mampu beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.
Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tepat agar sistem komunikasi di
Indonesia dapat berkembang secara positif di tengah arus globalisasi.
Artikel
ini disusun oleh penulis Achmad Mirza
Ergiawan dan Dibimbing oleh Drs.
Widiyatmo Ekoputro, M.A. yang Memberikan pemahaman materi Sistem Komunikasi
Indonesia.
1.
Tantangan
sistem Komunkasi di Era Globalisasi
Salah
satu tantangan utama adalah melimpahnya informasi di internet. Saat ini, setiap
orang memiliki kesempatan untuk menyebarkan informasi, baik yang benar maupun
yang tidak valid. Kondisi ini memicu munculnya hoaks yang dapat memengaruhi
persepsi masyarakat dan berpotensi menimbulkan konflik. Selain itu, perubahan
pola komunikasi juga menjadi tantangan tersendiri. Jika sebelumnya komunikasi
lebih sering dilakukan secara langsung, kini banyak orang beralih ke komunikasi
digital melalui media sosial atau aplikasi pesan. Meskipun lebih praktis, hal
ini dapat mengurangi kualitas hubungan sosial karena interaksi menjadi kurang
personal. Pengaruh budaya asing juga menjadi salah satu dampak dari
globalisasi. Masuknya berbagai budaya dari luar melalui media komunikasi dapat
memengaruhi gaya hidup, bahasa, dan cara berpikir masyarakat. Tanpa adanya
penyaringan yang baik, hal ini berpotensi menggeser nilai-nilai budaya lokal. Di
samping itu, kesenjangan akses teknologi masih menjadi masalah. Tidak semua
wilayah di Indonesia memiliki fasilitas internet yang memadai, sehingga
menyebabkan ketimpangan dalam memperoleh informasi. Hal ini menjadi tantangan
dalam menciptakan sistem komunikasi yang merata.
2.
Strategi
Menghadapi Tantangan Globalisasi
Untuk
mengatasi berbagai tantangan tersebut, diperlukan beberapa langkah strategis.
Pertama, meningkatkan literasi digital masyarakat. Literasi digital penting
agar masyarakat mampu memilah dan memahami informasi secara kritis, sehingga
tidak mudah terpengaruh oleh berita yang tidak benar. Kedua, menjaga etika
dalam berkomunikasi, terutama di ruang digital. Penggunaan media sosial harus
diiringi dengan kesadaran akan norma dan tanggung jawab, sehingga tidak
menimbulkan konflik atau penyebaran informasi yang merugikan. Ketiga, pemerintah
perlu memperluas dan meningkatkan infrastruktur teknologi komunikasi.
Pemerataan akses internet sangat penting agar seluruh masyarakat dapat
menikmati manfaat dari perkembangan teknologi. Keempat, mahasiswa sebagai
generasi muda memiliki peran penting dalam menghadapi era globalisasi.
Mahasiswa diharapkan mampu menjadi contoh dalam penggunaan teknologi secara
bijak dan produktif, misalnya dengan menyebarkan konten edukatif dan positif. Selain
itu, upaya menjaga budaya lokal juga perlu dilakukan. Pemanfaatan media digital
dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada masyarakat
luas, sekaligus menjaga identitas nasional.
3.
Harapan
ke Depan
Di
masa yang akan datang, sistem komunikasi Indonesia diharapkan mampu berkembang
lebih baik dan mampu bersaing di tingkat global. Teknologi seharusnya
dimanfaatkan sebagai sarana untuk kemajuan, bukan menjadi sumber permasalahan. Masyarakat
diharapkan dapat lebih selektif dalam menerima informasi serta tetap menjaga
nilai-nilai budaya yang dimiliki. Selain itu, dukungan dari pemerintah dan
institusi pendidikan juga sangat diperlukan untuk menciptakan sistem komunikasi
yang sehat dan merata.
Kesimpulan
Perkembangan
globalisasi telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap sistem
komunikasi di Indonesia, terutama melalui kemajuan teknologi digital yang
memungkinkan informasi tersebar dengan cepat dan luas. Kondisi ini membawa
berbagai manfaat, seperti kemudahan dalam mengakses informasi dan efisiensi
dalam berkomunikasi. Namun, di balik itu juga terdapat tantangan, seperti
maraknya penyebaran informasi palsu, berkurangnya kualitas interaksi langsung,
masuknya budaya asing, serta ketimpangan akses teknologi di beberapa wilayah.
Dalam menghadapi hal tersebut, diperlukan langkah-langkah strategis, seperti
peningkatan literasi digital, penerapan etika dalam komunikasi, pemerataan
akses teknologi, serta pemanfaatan media digital secara bijak. Selain itu,
mahasiswa dan generasi muda memiliki peran penting sebagai pelaku utama dalam
menciptakan komunikasi yang positif dan bertanggung jawab.
DAFTAR
PUSTAKA
Setiawan, B., dkk. (2023). Penggunaan Media Sosial di Era Modern Mempengaruhi Pola Komunikasi
Mahasiswa. Jurnal Komunikasi.
Dewi, N. A., dkk. (2024). Dampak Pemanfaatan Media Baru terhadap Interaksi Komunikasi
Mahasiswa di Era Society 5.0. Jurnal Komunikasi.
Hyangsewu, P., dkk. (2021). Efek Penggunaan Gadget terhadap Social Behavior Mahasiswa dalam Dimensi Globalisasi. Jurnal Ilmu Sosial.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?