Banner Iklan

Seminar Perlindungan Anak di Era Desrupsi, Freddy Purnomo Tekankan Anak Kunci Generasi Emas

Anis Hidayatie
05 Mei 2026 | 20.04 WIB Last Updated 2026-05-05T13:04:20Z

 


Freddy Poernomo Tekankan Anak sebagai Kunci Generasi Emas dalam Seminar Perlindungan Anak di Era Disrupsi

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Anggota DPRD Jawa Timur, Freddy Poernomo, menegaskan bahwa anak merupakan fondasi utama dalam menentukan arah masa depan bangsa. Hal itu disampaikan dalam seminar bertema penguatan dan perlindungan anak menuju generasi emas di era disrupsi yang mempertemukan akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan.

Dalam pemaparannya, Freddy menekankan bahwa anak-anak bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek utama yang akan melanjutkan peran generasi saat ini. Karena itu, memastikan kesejahteraan dan perlindungan anak menjadi agenda yang tidak bisa ditunda.

“Anak-anak adalah kunci. Peran yang hari ini dijalankan oleh orang tua dan generasi sekarang, ke depan akan dilanjutkan oleh mereka,” demikian pokok pemikiran yang disampaikan.

Ia juga menegaskan bahwa DPRD Jawa Timur terus mendorong berbagai kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup anak, baik melalui regulasi maupun penguatan program yang menyentuh langsung kebutuhan di lapangan.

Freddy menambahkan, hasil dan rekomendasi dari seminar ini tidak akan berhenti sebagai wacana, tetapi akan menjadi bahan pertimbangan dalam proses pembahasan kebijakan di DPRD Jatim.

“Masukan dari forum seperti ini penting bagi kami. Ini akan menjadi pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan ke depan,” ujarnya.

Selain Freddy Poernomo, seminar ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi yang memberikan perspektif komprehensif terkait isu perlindungan anak di era disrupsi.

Prof. Emy Susanti (UNAIR) menyoroti pentingnya peran keluarga, khususnya ibu, dalam membangun sistem perlindungan anak berbasis komunitas. Ia menjelaskan bahwa di tengah perubahan cepat akibat digitalisasi, anak menghadapi berbagai tantangan seperti perubahan pola asuh, fenomena post-truth, serta kesenjangan akses.

Menurutnya, pemenuhan empat hak dasar anak, yakni hak hidup, perlindungan, tumbuh kembang, dan partisipasi, harus menjadi prioritas bersama. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat perlindungan anak, termasuk dalam menghadapi risiko di ruang digital seperti cyberbullying dan eksploitasi online.

Sementara itu, Prof. Mia Amiati (Mantan Kajati Jatim) mengungkapkan bahwa kasus kekerasan terhadap anak di Jawa Timur masih tergolong tinggi, dengan berbagai bentuk kekerasan mulai dari fisik, psikis, hingga kekerasan seksual dan digital.

Ia menekankan bahwa penanganan anak penyintas harus berlandaskan prinsip kepentingan terbaik bagi anak, non-diskriminasi, serta pemulihan yang berkelanjutan. Tantangan yang dihadapi saat ini, menurutnya, tidak hanya pada aspek hukum, tetapi juga pada stigma sosial, keterbatasan layanan, serta rendahnya literasi digital di kalangan orang tua.

Di sisi lain, Dr. Astrid Regina (HIMPSI Jatim) menyoroti pentingnya pengasuhan positif sebagai fondasi tumbuh kembang anak. Ia menekankan bahwa hubungan emosional yang sehat antara orang tua dan anak menjadi kunci dalam membentuk karakter yang kuat.

Pendekatan pengasuhan yang hangat, tegas, dan bebas kekerasan dinilai mampu membantu anak berkembang menjadi individu yang percaya diri, mandiri, dan stabil secara emosional. Ia juga mengingatkan pentingnya literasi digital bagi orang tua agar mampu menjadi pendamping yang efektif di era teknologi.

Menjadi Fondasi Kebijakan ke Depan

Seminar ini menjadi ruang konsolidasi gagasan lintas sektor dalam merespons tantangan perlindungan anak di era disrupsi. Berbagai perspektif yang muncul diharapkan dapat memperkuat arah kebijakan yang lebih berpihak pada kepentingan anak.

Penekanan Freddy Poernomo terhadap posisi strategis anak sebagai generasi penerus menjadi benang merah dalam keseluruhan diskusi. Bahwa membangun masa depan tidak cukup hanya dengan pembangunan fisik, tetapi juga dengan memastikan generasi muda tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan sejahtera.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Seminar Perlindungan Anak di Era Desrupsi, Freddy Purnomo Tekankan Anak Kunci Generasi Emas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now