![]() |
| Lurah Bugul Kidul Inus Mardiningtyas, S.H., Monitoring Langsung Pemotongan Hewan Qurban di Masjid Baiturrahman |
PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM
Pasuruan Kota– Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momen penuh makna bagi umat Muslim untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus mempererat kepedulian sosial melalui ibadah qurban. Demi memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan qurban berjalan aman, tertib, bersih, dan sesuai standar kesehatan, Lurah Bugul Kidul, Inus Mardiningtyas, S.H., turun langsung melakukan monitoring kegiatan penyembelihan dan pemotongan hewan qurban di wilayahnya, Rabu (27/05/2026).
Kegiatan monitoring tersebut dipusatkan di Masjid Baiturrahman yang berada di Jalan Patimura Selatan, Kelurahan Bugul Kidul, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Kehadiran Bu Lurah di lokasi sekitar pukul 10.28 WIB mendapat sambutan hangat dari panitia qurban dan warga sekitar yang sejak pagi bergotong royong melaksanakan proses penyembelihan serta pengolahan daging qurban.
Sesampainya di lokasi, Inus Mardiningtyas langsung berkeliling meninjau area penyembelihan dan tempat pemotongan daging. Ia tampak berdialog dengan panitia qurban guna memastikan seluruh tahapan pelaksanaan berjalan sesuai prosedur, mulai dari penyembelihan, penanganan daging, hingga sistem pendistribusian kepada masyarakat penerima manfaat.
Berdasarkan data yang dihimpun dari panitia qurban Masjid Baiturrahman, pada pelaksanaan Idul Adha tahun ini terdapat sebanyak 8 ekor hewan qurban yang disembelih, terdiri dari 1 ekor sapi dan 7 ekor kambing. Seluruh hewan qurban tersebut sebelumnya telah melalui pemeriksaan kesehatan guna memastikan hewan dalam kondisi sehat dan layak konsumsi sebelum dilakukan penyembelihan.
Dalam kesempatan tersebut, Bu Lurah juga memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus masjid dan panitia qurban yang telah bekerja keras mengorganisir kegiatan dengan baik dan tertib. Menurutnya, kekompakan masyarakat dalam melaksanakan ibadah qurban merupakan bentuk nyata semangat gotong royong dan solidaritas sosial yang harus terus dijaga.
Ia menegaskan bahwa selain pelaksanaan ibadah yang sesuai syariat, aspek kebersihan dan kesehatan lingkungan juga menjadi perhatian penting selama proses pemotongan hewan qurban berlangsung. Oleh sebab itu, pihak kelurahan mengimbau agar seluruh panitia benar-benar memperhatikan pengelolaan limbah sisa penyembelihan agar tidak mencemari lingkungan sekitar.
“Kami mengimbau kepada seluruh panitia agar tetap menjaga higienitas daging dan kebersihan tempat pemotongan. Jangan sampai limbah sisa penyembelihan mencemari lingkungan. Selain itu, kami berharap pendistribusian daging qurban ini nantinya benar-benar berjalan lancar dan tepat sasaran kepada warga kita yang membutuhkan,” ujar Inus Mardiningtyas saat ditemui di lokasi kegiatan.
Selain memantau kebersihan lingkungan, monitoring tersebut juga dilakukan untuk memastikan proses pengolahan daging qurban berjalan dengan aman dan tertib. Terlihat para panitia telah membagi tugas secara efektif, mulai dari proses penyembelihan, pengulitan, pencacahan daging, penimbangan, hingga pengemasan daging ke dalam kantong-kantong distribusi yang nantinya akan dibagikan kepada masyarakat.
Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong begitu terasa di area Masjid Baiturrahman. Sejumlah warga turut membantu proses pemotongan dan pengemasan daging qurban dengan penuh antusias. Aktivitas tersebut berjalan lancar dengan tetap memperhatikan kebersihan area sekitar agar lingkungan tetap nyaman dan tidak menimbulkan bau menyengat.
Menurut panitia qurban, daging hasil penyembelihan nantinya akan didistribusikan kepada warga sekitar, khususnya masyarakat yang membutuhkan, sehingga manfaat ibadah qurban benar-benar dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Kegiatan monitoring yang berlangsung hingga pukul 10.40 WIB tersebut berjalan dengan aman dan lancar tanpa kendala berarti. Pemerintah Kelurahan Bugul Kidul berharap pelaksanaan qurban tahun ini dapat menjadi contoh positif dalam menjaga ketertiban, kebersihan, serta memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
Melalui momentum Idul Adha ini pula, masyarakat diajak untuk terus menumbuhkan semangat berbagi, kepedulian sosial, dan mempererat tali silaturahmi antarwarga demi terciptanya lingkungan yang harmonis dan penuh kebersamaan.(SM)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?