Oleh: Advokat Rikha Permatasari, S.H., M.H., C.Med., C.LO., C.PIM.
Sebagai seorang penegak hukum, ruang sidang dan meja mediasi telah mempertemukan saya dengan berbagai macam konflik manusia. Dari sekian banyak perkara yang saya tangani, ada satu kesimpulan universal yang kian hari kian mengusik hati nurani saya. Dunia hari ini terlalu penuh dengan sandiwara, sosok manusia tapi seperti serigala berbulu domba, dimana topeng kebaikan sering kali dipakai hanya untuk menyembunyikan kepentingan.
Kita sedang hidup di era yang kerap disebut orang sebagai "zaman edan", sebuah masa dimana seorang "preman", baik yang nyata maupun yang berdasi, tampak mendominasi panggung kehidupan. Di tengah situasi seperti ini, saya merasa perlu menyuarakan sebuah refleksi mendasar, yakni 'Jangan sampai pertemanan hancur hanya karena angka. Jangan gadaikan harga diri hanya demi uang dua juta'.
Bagi sebagian orang, nominal materi mungkin menjadi segalanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?