![]() |
| Dokumentasi Kegiatan |
BATU | JATIMSATUNEWS.COM - Mahasiswa program Bina Desa dari UPN Veteran Jawa Timur turut membantu kegiatan pengolahan pakan ayam petelur milik usaha desa di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan yang berkaitan dengan pengelolaan limbah organik dan pengembangan usaha peternakan ramah lingkungan.
Program tersebut sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals
(SDGs), khususnya SDGs nomor 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung
jawab serta SDGs nomor 13 tentang penanganan perubahan iklim dan pelestarian
lingkungan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa bersama warga berupaya memanfaatkan
limbah sayur agar memiliki nilai guna dan tidak menjadi sampah yang menumpuk di
lingkungan sekitar.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa membantu proses pengolahan pakan ayam
menggunakan campuran dedak, pur, jagung, dan limbah sayur yang masih layak
konsumsi. Limbah sayur diperoleh dari sekitar lahan pertanian dan pasar sayur
di Kota Batu yang selama ini dikenal sebagai daerah penghasil sayuran terbesar
di Jawa Timur.
Pengolahan pakan dilakukan dengan mencampurkan seluruh bahan secara merata
agar kebutuhan nutrisi ayam tetap terpenuhi. Pemanfaatan limbah sayur sebagai
tambahan pakan dinilai cukup efektif karena mampu membantu mengurangi biaya
pembelian pakan ternak yang biasanya menjadi pengeluaran terbesar dalam usaha
peternakan ayam petelur.
Selain membantu menghemat biaya produksi, penggunaan limbah sayur juga menjadi
salah satu cara untuk mengurangi bau kotoran ayam di area kandang. Kandungan
serat alami pada sayuran membantu proses pencernaan ayam sehingga bau yang
dihasilkan tidak terlalu menyengat. Dengan kondisi kandang yang lebih nyaman,
lingkungan sekitar peternakan juga menjadi lebih bersih dan sehat bagi
masyarakat.
Salah satu mahasiswa Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur mengatakan bahwa
kegiatan ini memberikan pengalaman baru mengenai pentingnya pemanfaatan sumber
daya lokal secara bijak dan berkelanjutan.
“Kami belajar langsung bagaimana cara mengolah pakan ayam dari bahan
sederhana yang ada di sekitar lingkungan. Selain membantu peternak mengurangi
biaya, pemanfaatan limbah sayur juga dapat membantu mengurangi bau kandang dan
mengurangi sampah organik,” ujarnya.
Warga Desa Giripurno menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai
memberikan manfaat nyata bagi usaha peternakan milik desa. Mereka berharap
inovasi sederhana seperti ini dapat terus dikembangkan agar peternakan menjadi
lebih efisien, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan hasil produksi telur.
Peternakan ayam petelur milik usaha desa tersebut saat ini mampu
menghasilkan telur setiap hari yang kemudian dipasarkan kepada warga sekitar
maupun pengepul lokal di wilayah Kota Batu dan Malang. Keberadaan usaha
peternakan ini juga membantu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa
melalui kegiatan perawatan ternak dan distribusi hasil produksi.
Melalui program Bina Desa, mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur tidak hanya
menjalankan kegiatan pengabdian masyarakat, tetapi juga ikut mendukung
terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan produktif. Kegiatan
ini diharapkan dapat menjadi contoh sederhana penerapan pembangunan
berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah organik dan pengelolaan peternakan
yang lebih ramah lingkungan
Penulis : Lutfiyatul Nuraini



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?