Banner Iklan

Mahasiswa Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur Dorong Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Limbah melalui Pengolahan Pakan Ayam di Desa Giripurno, Batu untuk mendukung SDGs No. 12 dan 13

Admin JSN
26 Mei 2026 | 13.30 WIB Last Updated 2026-05-26T06:30:40Z

 

Dokumentasi Kegiatan

BATU | JATIMSATUNEWS.COM - Mahasiswa program Bina Desa dari UPN Veteran Jawa Timur turut membantu kegiatan pengolahan pakan ayam petelur milik usaha desa di Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan yang berkaitan dengan pengelolaan limbah organik dan pengembangan usaha peternakan ramah lingkungan.

Program tersebut sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs nomor 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab serta SDGs nomor 13 tentang penanganan perubahan iklim dan pelestarian lingkungan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa bersama warga berupaya memanfaatkan limbah sayur agar memiliki nilai guna dan tidak menjadi sampah yang menumpuk di lingkungan sekitar.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa membantu proses pengolahan pakan ayam menggunakan campuran dedak, pur, jagung, dan limbah sayur yang masih layak konsumsi. Limbah sayur diperoleh dari sekitar lahan pertanian dan pasar sayur di Kota Batu yang selama ini dikenal sebagai daerah penghasil sayuran terbesar di Jawa Timur.

Pengolahan pakan dilakukan dengan mencampurkan seluruh bahan secara merata agar kebutuhan nutrisi ayam tetap terpenuhi. Pemanfaatan limbah sayur sebagai tambahan pakan dinilai cukup efektif karena mampu membantu mengurangi biaya pembelian pakan ternak yang biasanya menjadi pengeluaran terbesar dalam usaha peternakan ayam petelur.

Selain membantu menghemat biaya produksi, penggunaan limbah sayur juga menjadi salah satu cara untuk mengurangi bau kotoran ayam di area kandang. Kandungan serat alami pada sayuran membantu proses pencernaan ayam sehingga bau yang dihasilkan tidak terlalu menyengat. Dengan kondisi kandang yang lebih nyaman, lingkungan sekitar peternakan juga menjadi lebih bersih dan sehat bagi masyarakat.

Salah satu mahasiswa Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman baru mengenai pentingnya pemanfaatan sumber daya lokal secara bijak dan berkelanjutan.

“Kami belajar langsung bagaimana cara mengolah pakan ayam dari bahan sederhana yang ada di sekitar lingkungan. Selain membantu peternak mengurangi biaya, pemanfaatan limbah sayur juga dapat membantu mengurangi bau kandang dan mengurangi sampah organik,” ujarnya.

Warga Desa Giripurno menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi usaha peternakan milik desa. Mereka berharap inovasi sederhana seperti ini dapat terus dikembangkan agar peternakan menjadi lebih efisien, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan hasil produksi telur.

Peternakan ayam petelur milik usaha desa tersebut saat ini mampu menghasilkan telur setiap hari yang kemudian dipasarkan kepada warga sekitar maupun pengepul lokal di wilayah Kota Batu dan Malang. Keberadaan usaha peternakan ini juga membantu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat desa melalui kegiatan perawatan ternak dan distribusi hasil produksi.

Melalui program Bina Desa, mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur tidak hanya menjalankan kegiatan pengabdian masyarakat, tetapi juga ikut mendukung terciptanya lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, dan produktif. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh sederhana penerapan pembangunan berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah organik dan pengelolaan peternakan yang lebih ramah lingkungan


Penulis : Lutfiyatul Nuraini

 


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Mahasiswa Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur Dorong Ketahanan Pangan dan Pengelolaan Limbah melalui Pengolahan Pakan Ayam di Desa Giripurno, Batu untuk mendukung SDGs No. 12 dan 13

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now