Banner Iklan

Istighotsah Kubro dan Harlah ke-76 Fatayat NU Bangil, Diwarnai Pengobatan Gratis, Santunan Yatim dan Bazaar UMKM

Anis Hidayatie
10 Mei 2026 | 19.21 WIB Last Updated 2026-05-10T12:22:15Z


Istighotsah Kubro dan Harlah ke-76 Fatayat NU Bangil

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Peringatan Harlah ke-76 Fatayat NU yang digelar PC Fatayat NU Bangil berlangsung meriah dan penuh khidmat melalui kegiatan Istighotsah Kubro di Annisah Foundation, Ahad (10/5/2026). Kegiatan ini dihadiri lebih dari 1.000 kader Fatayat NU se-Cabang Bangil dan menjadi momentum penguatan spiritual, pelayanan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi umat.

Tidak sekadar menjadi agenda seremonial organisasi, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan santunan anak yatim piatu, pengobatan gratis, hingga bazar UMKM yang melibatkan para anggota Fatayat NU Bangil.

Sejak pagi, lokasi acara dipenuhi kader Fatayat NU dengan balutan seragam hijau khas organisasi. Suasana religius terasa saat ribuan peserta mengikuti rangkaian istighotsah bersama dengan penuh kekhusyukan.

Ketua PC Fatayat NU Bangil, Arofah, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata perjuangan perempuan Nahdliyin dalam mengabdi kepada masyarakat.

“Istighosah Kubro dan Harlah Fatayat NU ke-76 ini bukan sekadar perayaan organisasi, tetapi bentuk syiar agama Allah dan bukti bahwa perempuan-perempuan Nahdliyyin terus hadir, bergerak, lan istiqomah khidmah kanggo umat. Dengan hadirnya lebih dari 1000 kader Fatayat se-Cabang Bangil, kami ingin menunjukkan bahwa Fatayat NU Bangil terus tumbuh menjadi organisasi perempuan yang religius, progresif, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut Arofah, organisasi perempuan saat ini juga perlu membangun citra positif agar manfaat gerakan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“Kami percaya, organisasi hari ini juga membutuhkan branding yang baik. Bukan untuk riya’ atau mencari pujian, tetapi agar masyarakat mengetahui bahwa Fatayat NU Bangil serius mendampingi perempuan dan anak, serius menguatkan dakwah, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi umat. Tetap lillahi ta’ala, namun juga harus terlihat nyata manfaat dan gerak perjuangannya,” tuturnya.


Salah satu program yang paling diminati masyarakat dalam kegiatan tersebut adalah layanan pengobatan gratis. Program kesehatan itu didukung oleh Klinik Hidayatullah dari Dau dengan menghadirkan tenaga medis, obat-obatan gratis, hingga pemeriksaan darah sesuai anjuran dokter.

Warga dan kader Fatayat tampak antusias memanfaatkan layanan kesehatan tersebut untuk memeriksa tekanan darah, kadar gula darah, hingga keluhan kesehatan lainnya.

Salah satu peserta pemeriksaan kesehatan, Siti Sulistya dari PAC Bangil, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan check up gratis tersebut. Menurutnya, kegiatan itu memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya deteksi dini kondisi kesehatan.

“Alhamdulillah kami terbantu dengan adanya check up gratis ini. Sahabat-sahabat juga merasakan manfaatnya karena kita bisa lebih dini tahu apa yang kita rasakan di dalam tubuh. Misalnya ada rasa cekot-cekot atau pusing, bisa dicek tekanan darahnya normal atau tidak, gula darahnya bagaimana. Alhamdulillah sangat terbantu sekali,” ungkapnya.

Sementara itu, dokter Endang yang turut melayani pemeriksaan kesehatan mengungkapkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum menyadari kondisi kesehatannya sendiri. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah peserta mengalami keluhan rematik hingga kadar gula darah tinggi yang mengarah pada diabetes.

Karena itu, ia mengajak masyarakat, khususnya kader Fatayat NU, untuk mulai menerapkan pola hidup sehat dan rutin berolahraga demi menjaga kesehatan tubuh.

Selain kegiatan sosial dan kesehatan, rangkaian Harlah ke-76 Fatayat NU Bangil juga dimeriahkan dengan bazar UMKM yang digelar oleh PC Fatayat NU Bangil. Dalam bazar tersebut, para anggota diberi kesempatan untuk berjualan maupun menitipkan produk usaha mereka.

Arofah menjelaskan bahwa bazar UMKM itu menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi anggota sekaligus memperkuat solidaritas antar kader Fatayat NU.

“Adanya bazar ini memberikan manfaat sebagai sarana pemberdayaan ekonomi anggota, membantu mempromosikan produk UMKM agar lebih dikenal masyarakat, serta meningkatkan semangat kemandirian dan kebersamaan antaranggota,” jelasnya.


Ia menambahkan, antusiasme para anggota terhadap produk-produk sesama kader Fatayat NU sangat luar biasa. Hal itu terlihat dari tingginya minat membeli sekaligus saling mengenalkan produk satu sama lain.

Kegiatan Istighotsah Kubro dan Harlah ke-76 Fatayat NU Bangil ini menjadi bukti bahwa organisasi perempuan Nahdliyin tidak hanya aktif dalam dakwah dan penguatan spiritual, tetapi juga hadir langsung menjawab kebutuhan sosial masyarakat melalui aksi nyata yang membawa manfaat luas bagi umat.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Istighotsah Kubro dan Harlah ke-76 Fatayat NU Bangil, Diwarnai Pengobatan Gratis, Santunan Yatim dan Bazaar UMKM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now