![]() |
| Webinar Membangun Kesadaran tentang Kekerasan Seksual dan Kesehatan Reproduksi diikuti mahasiswa IAT Syariah UIN Malang (3/5)./dok. Istimewa |
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Syariah UIN Malang menggelar sosialisasi bertajuk 'Membangun Kesadaran tentang Kekerasan Seksual dan Kesehatan Reproduksi' bagi mahasiswa, Ahad (3/5).
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring diikuti puluhan mahasiswa IAT sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif sekaligus menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan berkeadaban.
Dosen Fakultas Syariah, Dr. Nur Mahmudah, M.A., yang juga tergabung dalam unit Family Corner Fakultas Syariah, hadir sebagai pemateri.
Pada paparannya, ia menegaskan pentingnya pemahaman menyeluruh terkait kekerasan seksual, mulai dari definisi, jenis-jenis yang diatur dalam Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), dampak yang ditimbulkan, hingga langkah pencegahan dan penanganannya.
Ia juga menyoroti fenomena kekerasan seksual berbasis siber serta menjelaskan bahwa kekerasan seksual dapat terjadi di berbagai ruang, baik publik, privat, maupun dalam relasi kuasa yang melibatkan institusi atau negara.
"Kekerasan seksual tidak hanya terjadi di tempat sepi, tetapi juga bisa terjadi di ruang publik yang ramai. Misalnya, di area parkir ketika seseorang mencolek, memeluk, atau menyentuh bagian tubuh privat tanpa persetujuan. Itu termasuk kekerasan seksual dalam bentuk fisik," jelasnya.
Nur Mahmudah menambahkan, kekerasan seksual tidak hanya dialami perempuan, tetapi juga laki-laki. Namun, korban laki-laki sering kali enggan melapor atau bercerita. Ia juga menekankan bahwa kekerasan seksual bertentangan dengan nilai-nilai ajaran Islam.
Sebagai langkah pencegahan, mahasiswa diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan media digital, seperti tidak membagikan data pribadi atau konten sensitif, serta segera memblokir dan melaporkan akun yang mencurigakan atau melakukan pelecehan.
Wakil Ketua HMPS IAT, Muhammad Naqib, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Syariah agar seluruh program studi aktif menyelenggarakan sosialisasi serupa. Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali pemahaman komprehensif terhadap isu-isu krusial yang berkembang di lingkungan kampus.
"Harapannya, mahasiswa Prodi IAT semakin kritis dan memiliki kesadaran dalam upaya pencegahan kekerasan seksual," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Dekan III bidang kemahasiswaan Dr. H. Miftahul Huda, dalam sambutannya menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat budaya kampus yang aman dan sehat.
"Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami bentuk-bentuk kekerasan seksual, tetapi juga mengetahui cara pencegahan serta mekanisme pelaporan yang tepat," tuturnya.
Ia menambahkan, sosialisasi ini juga penting untuk menumbuhkan kepekaan terhadap perilaku yang kerap dianggap sepele, seperti candaan yang berpotensi mengarah pada kekerasan seksual.
![]() |
| Webinar Membangun Kesadaran tentang Kekerasan Seksual dan Kesehatan Reproduksi diikuti mahasiswa Syariah UIN Malang (3/5)./dok. Istimewa |
Kegiatan yang dimoderatori oleh Nadia berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa yang mengikuti hingga akhir sesi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan kepedulian mahasiswa semakin meningkat, sehingga tercipta ruang akademik yang lebih aman, sehat, dan menjunjung tinggi nilai-nilai etika. (Mif)
***
Editor: YAN




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?