Foto: Sesi pemaparan
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Dalam upaya nyata meningkatkan kualitas mutu pendidikan dan kompetensi pedagogik tenaga pendidik, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar aksi pengabdian masyarakat. Melalui sinergi akademik antara dosen dan mahasiswa, mereka sukses melaksanakan Seminar Pendidikan di Madrasah Al-Hikam, Jombang, pada Senin (18) kemarin.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Adiwiyata Madrasah Al-Hikam ini mengusung tema yang sangat relevan dengan tantangan pendidikan modern, yaitu “Penguatan Strategi Pembelajaran dan Asesmen melalui Pendekatan Deep Learning Berbasis Cinta”. Seminar ini menghadirkan dua pakar pendidikan sekaligus dosen senior dari FITK UIN Malang sebagai pemateri utama, yakni Dr. Alfiana Yuli Efiyanti, M.A. dan Dr. Hj. Dewi Chamidah, M.Pd.
Tidak hanya para dosen, sejumlah mahasiswa FITK UIN Malang juga turut dilibatkan secara aktif dalam merancang, mengorganisasi, hingga mendampingi jalannya aspek teknis kegiatan sebagai bentuk kolaborasi akademik yang utuh.
Kegiatan ini terkolaborasi oleh para pesera (Mahasiswa) Kelompok AM & KKM 71, diantaranya: Adib Althaf Al Fahmi (PAI), Muhammad Nasriel Ilham Alfarizi (PIPS), Beutriq Nuzla Rahmania (TM), Zahratul Mufidah (PAI), Ma’rifatunnisa (PIPS), Nuzulatul Akmaliyah Adz Dzakı (PBA), Maharani Saskia Putri Hasto (PAI), Laila Nurotul Izzah (PBA) dan Vita Yulia (PIPS).
Dalam paparannya di depan layar digital interaktif, tim pemateri mengupas tuntas mengenai esensi deep learning serta Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di madrasah. Pendekatan ini mengarahkan siswa untuk tidak sekadar menghafal materi, melainkan memahami konsep secara mendalam, kritis, dan reflektif. Uniknya, konsep ini dipadukan dengan pendekatan “berbasis cinta”, yang menekankan pentingnya ikatan emosional yang positif, empati, dan rasa kasih sayang antara guru dan murid dalam proses belajar-mengajar.
Selain strategi penyampaian materi, seminar ini juga membedah implementasi asesmen (penilaian) yang adaptif dan tidak membebani mental siswa, melainkan berfungsi sebagai kompas untuk mengukur dan melejitkan potensi unik setiap anak.
Suasana seminar berjalan dengan sangat hangat dan kondusif. Ruang Adiwiyata ditata dengan format meja melingkar (U-shape layout), memungkinkan terjadinya diskusi dua arah yang interaktif antara pemateri, mahasiswa pendamping, dan para guru Madrasah Al-Hikam Jombang yang mencatat materi dengan antusias.
Sebagai bentuk apresiasi atas ilmu dan dedikasi yang diberikan, di akhir sesi acara dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan secara simbolis kepada kedua pemateri, Dr. Alfiana Yuli Efiyanti, M.A. dan Dr. Hj. Dewi Chamidah, M.Pd., yang didampingi oleh jajaran pimpinan dan staf madrasah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?