Banner Iklan

14 Atlet Tapak Suci UMM Bermental Juara, Panen Medali di Kejuaraan Nasional

Admin JSN
29 Mei 2026 | 20.37 WIB Last Updated 2026-05-29T13:37:23Z
14 mahasiswa UMM yang menjadi atlet pencak silat Tapak Suci berhasil panen medali di kejuaraan nasional di Surakarta./dok.UMM

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tidak hanya fokus meraih prestasi di bidang akademis, mereka pun ada yang berjuang membangun keterampilan di bidang nonakademis hingga membuahkan prestasi.

Salah satunya dari bidang olahraga beladiri pencak silat. Sebanyak 14 atlet cabang Tapak Suci meraih medali di kejuaraan nasional.

Prestasi ini diraih ketika UMM pesta medali dan memborong gelar juara di ajang bergengsi tingkat nasional, The 1st Muhammadiyah Games 2026.

Kejuaraan ini berlangsung pada 14-17 Mei 2026 di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tapak Suci UMM tampil mendominasi dengan mengamankan total delapan medali dari berbagai kelas cabang olahraga pencak silat.

Raihan gemilang tersebut didapatkan setelah Kampus Putih memberangkatkan 14 atlet terbaiknya untuk berlaga di kategori individu, beregu, hingga seni tunggal dan ganda.

Ketua UKM Tapak Suci UMM, Rio Esa Prayoga, menjelaskan bahwa timnya berhasil meraup satu medali emas pada kategori Tanding Bebas Beregu, dua perak, dan lima perunggu dari berbagai kelas.

"Kami sangat bersyukur dan bangga atas perjuangan seluruh anggota tim. Mengingat ini adalah kompetisi perdana Muhammadiyah tingkat nasional, kami bertekad memberikan yang terbaik dan hampir seluruh atlet yang berangkat sukses membawa pulang medali," ungkap mahasiswa program studi Manajemen tersebut dalam rilis UMM Jumat (29/5).

Keberhasilan memborong medali ini tentu bukan tanpa halangan, mengingat persiapan yang dilakukan sangat intensif dan menuntut kekuatan fisik maupun mental. Rio memaparkan bahwa demi membentuk skuad yang solid, timnya bahkan memanggil kembali para atlet senior yang sebelumnya sudah vakum karena tengah fokus menyusun skripsi.

"Kami menjalani program latihan khusus dari kepala pelatih sebanyak dua kali sehari selama sepekan penuh. Tantangan terberatnya adalah melawan ego dan rasa lelah, namun sorakan dukungan dari teman-teman saat bertanding mampu mengubah rasa pesimis menjadi mental juara layaknya sebuah keluarga," beber Rio.

Mulusnya langkah Tapak Suci UMM dalam menaklukkan arena pertandingan juga tidak lepas dari intervensi fasilitas kampus yang sangat memadai. Rio menegaskan bahwa pihak universitas menopang penuh mulai dari penyediaan sarana latihan, pendanaan keberangkatan, hingga pendampingan moral secara langsung di lokasi pertandingan oleh pihak kemahasiswaan.

"Dukungan luar biasa dari kampus ini membuat kami tidak ingin cepat merasa puas. Ke depan, kami membidik target yang lebih tinggi di kancah kompetisi bergengsi tingkat internasional seperti ASEAN University Games (AUG) hingga SEA Games," jelasnya.

Kepala Bagian Minat dan Bakat Kemahasiswaan UMM, Ir. Ary Bakhtiar, SP., M.Si., IPM., ASEAN Eng., turut memberikan apresiasi tinggi sekaligus pesan bermakna bagi seluruh mahasiswa agar tidak ragu keluar dari zona nyaman.

Ary meyakini bahwa fasilitas sebaik apa pun tidak akan berdampak maksimal jika mahasiswa tidak memiliki tekad untuk menaklukkan keraguan dari dalam dirinya sendiri.

"Kami di Biro Kemahasiswaan akan terus memfasilitasi dan mengawal potensi mahasiswa hingga mencapai puncak prestasi," ujar Ary.

"Keberanian terbesar sejatinya adalah kemampuan mengalahkan rasa malas diri sendiri. Apabila musuh internal tersebut berhasil ditaklukkan, maka segala tantangan kompetisi insyaallah dapat dilewati dengan hasil gemilang seperti yang ditorehkan oleh Tapak Suci UMM," tegasnya. ***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • 14 Atlet Tapak Suci UMM Bermental Juara, Panen Medali di Kejuaraan Nasional

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now