Banner Iklan

Statistik Bandung BJB Tandamata di AVC Champions League 2026: Pemain Asing Baru Langsung Tajam dan Yolla Yuliana Cetak 2 Ace

Admin JSN
28 April 2026 | 22.28 WIB Last Updated 2026-04-28T15:31:21Z
Statistik laga Bandung BJB vs Chonburi Supreme di AVC Champions League 2026 (27/4), Zarina Vositova langsung tajam dan Yolla Yuliana cetak 2 ace./Instagram @bandungbjbtandamataofficial

BANGKOK | JATIMSATUNEWS.COM - Perjalanan Bandung BJB Tandamata di AVC Champions League 2026 sudah usai pada Senin (27/4) kemarin di Bangkok, Thailand.

Langkah BJB Tandamata terhenti usai kalah 0-3 dari salah satu klub tuan rumah, Chonburi Supreme.

Meski langkah Biru Pasundan di Asia terhenti, masih ada satu cerita yang menarik dilihat yakni tentang statistik pertandingan.

Statistik ini dapat menjadi bahan evaluasi bagi tim BJB maupun klub Indonesia lainnya jika mereka mendapat kesempatan menjadi wakil Indonesia di Asia pada momen berikutnya.

Merujuk pada data yang terhimpun oleh situs resmi AVC dan Volleyball World, berikut ini statistik pertandingan Chonburi Supreme vs Bandung BJB Tandamata di AVC Champions League 2026.

75 total poin 64
47 serangan 45
9 pemblokiran 6
2 servis 2
17 kesalahan lawan 11
8 pemain pencetak skor 9
1 jam 21 menit durasi laga.

Statistik individu
Pencetak skor terbanyak pertandingan: Pleumjit Thinkaow 17 poin, Supreme, Thailand
Pencetak poin serangan terbanyak: Weronika Szlagowska 15 poin, BJB, Polandia
Pencetak poin blok terbanyak: Kuttika Kaewpin 3 poin, Supreme, Thailand
Pencetak poin servis terbanyak: Yolla Yuliana 2 poin, BJB, Indonesia.

Enam pencetak skor terbanyak pertandingan.
1. Pleumjit Thinkaow (MB) 17 poin, 14 serangan (61%), 3 blok Supreme/Thailand
2. Zarina Vositova (OH) 17 poin, 14 serangan (40%), 3 blok BJB/Rusia
3. Weronika Szlagowska (OH) 15 poin, 15 serangan (54%) BJB/Polandia
4. Warisara Seetaloed (OH) 12 poin, 12 serangan (36%) Supreme/Thailand
5. Kanyarat Khunmuang (MB) 10 poin, 8 serangan (73%), 2 blok Supreme/Thailand
6. Maradanti Namira (MB) 4 poin, 3 serangan (-), 1 blok BJB/Indonesia.

Berdasarkan data tersebut, BJB tidak tertinggal jauh dalam aspek mencetak poin serangan.

Aspek pemblokiran BJB 'hanya' terpaut 3 poin dengan Supreme, namun yang menjadi perhatian adalah Vositova--bukan MB--yang menjadi pemblokir terbanyak dengan 3 poin. Sedangkan, dua MB yakni Yolla dan Rara (Maradanti Namira) masing-masing hanya mencetak 1 poin blok.

Berbeda pada Supreme yang mempunyai dua MB dengan mencetak 5 poin pemblokiran pada Pleumjit (3) dan Kanyarat (2).

Aspek lain yang menjadi sorotan adalah BJB lebih banyak melakukan kesalahan (17) dibanding Supreme (11). Ada margin 6 poin hanya dari aspek ini, yang membuat aspek lainnya (serangan dan pemblokiran) yang sejatinya masih kompetitif menjadi terbenam.

Hanya aspek servis yang menekan yang masih cukup bersaing walaupun hanya Yolla yang bisa melakukan servis ace.

Yolla Yuliana menjadi pemain BJB yang menonjol dalam aspek servis menekan terhadap pertahanan Supreme./Instagram @bandungbjbtandamataofficial

Kemudian, aspek yang sedikit menonjol dari BJB adalah jumlah pencetak poin yakni 9 orang berbanding 8 orang dari Supreme.

Hanya tiga pemain BJB yang tidak mencetak poin yakni setter Tiara Sanger serta dua libero; Dya Hawa dan Dinda Putri Ivoliana.

Sorotan selanjutnya mengarah pada satu pemain asing BJB yakni Giulia Angelina. Pemain asal Italia berposisi outside hitter ini terbenam pada segala aspek.

Secara umum, pemain yang sebelumnya memperkuat BJB pada putaran kedua fase reguler Proliga 2026 ini hanya mencetak 4 poin. Ini sama seperti Rara, Yolla Yuliana, dan Shintia Alliva yang notabene semuanya adalah middle blocker.

Bahkan Shintia Alliva hanya butuh satu set untuk mencetak 4 poin yakni pada set ketiga, ketika ia menggantikan Yolla Yuliana secara penuh.

Giulia Angelina tampil tak seperti di Proliga saat membela BJB pada ronde kedua fase reguler./Instagram @bandungbjbtandamataofficial

Empat poin Angelina pun semuanya dari serangan yang berjumlah 18 kali percobaan. Artinya, tingkat keberhasilan serangan Angelina hanya 22%.

Ini membuat BJB yang mempunyai tiga pemain asing yang semuanya merupakan hitter justru seperti hanya mempunyai dua hitter pada sosok Szlagowska dan Vositova. Nama terakhir bahkan baru pertama kali bermain untuk klub Indonesia.

Ini membuat warganet Indonesia di kolom komentar Instagram BJB menyarankan tim manajemen untuk merekrut Szlagowska dan Vositova untuk Proliga musim depan.

Khusus Szlagowska, ia merupakan mantan pemain Jakarta Livin Mandiri pada ronde kedua fase reguler Proliga 2026. Ia kemudian diboyong BJB untuk tampil di AVC Champions League 2026.

Partisipasi ini juga menjadi yang pertama bagi Indonesia sejak 2018 yang kala itu tim yang mewakili bernama Garuda Volleyball Club. Tim ini berisi para pemain lokal yang mirip dengan tim nasional dan finis kelima dari 9 tim.

Kala itu, juaranya adalah Supreme usai mengalahkan wakil Jepang, NEC Red Rockets di final.

Kini, empat tim yang lolos ke semifinal adalah Supreme, NEC, Nakhonratchasima, dan Zhetysu VK.

Reuni final 2018 berpotensi terulang jika Supreme mengalahkan sesama wakil Thailand Nakhonratchasima, dan NEC mengalahkan wakil Kazakhstan Zhetysu di semifinal.

Pada sisi BJB, mereka dipastikan finis keenam menurut klasemen AVC dan Volleyball World. Tim asuhan Eko Waluyo di bawah Beijing Arctic Ocean (China), dan di atas Harudotchonburi (Thailand), serta Mehregan Noor Club (Iran).

Adapun jadwal semifinal akan berlangsung Rabu (29/4) sore pukul 15.00 WIB dan malam pukul 19.00 WIB di Mall Bang Kali Convention Hall, Bangkok. Lalu, final langsung digelar sehari setelahnya di tempat sama. ***

Penulis: YAN

Baca juga: Jalannya Laga Bandung BJB vs Chonburi Supreme


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Statistik Bandung BJB Tandamata di AVC Champions League 2026: Pemain Asing Baru Langsung Tajam dan Yolla Yuliana Cetak 2 Ace

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now