![]() |
| Rektor UIN Malang, Ilfi Nur Diana memimpin deklarasi Hari Kartini pada 21 April 2026 untuk mendorong perempuan berdaya hingga kancah dunia./dok. JSN-ANS |
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Rektor UIN Malang, Ilfi Nur Diana memimpin deklarasi Hari Kartini guna menyerukan perempuan berdaya untuk dunia.
Momentum Hari Kartini 2026 pada Selasa (21/4) dimanfaatkan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang untuk memperkuat komitmen kesetaraan gender melalui deklarasi perempuan berdaya.
Pada kegiatan ini, Ilfi Nur Diana menegaskan pentingnya peran perempuan dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.
Rektor UIN Malang menyoroti kondisi dunia yang saat ini menghadapi berbagai persoalan serius, mulai dari konflik kemanusiaan, kejahatan militer, perubahan iklim, hingga masalah kesehatan lingkungan.
Menurut Rektor Ilfi, perempuan dan anak menjadi kelompok paling rentan terdampak dari berbagai persoalan global tersebut.
"Kalau kita melihat kondisi dunia secara global, mulai dari kejahatan kemanusiaan, konflik militer, perubahan iklim hingga kesehatan lingkungan, semuanya berdampak kepada perempuan dan anak. Di belahan dunia manapun, perempuan dan anak adalah kelompok yang paling rentan menjadi korban," ungkap Ilfi Nur Diana.
Melalui deklarasi yang digelar dalam peringatan Hari Kartini ini, Rektor UIN Malang juga mendorong agar suara perempuan semakin diperkuat dan didengar oleh dunia.
Ia mengajak perempuan untuk aktif menyuarakan aspirasi melalui media sosial serta kolaborasi dengan para jurnalis.
"Melalui deklarasi ini, kita ingin suara perempuan didengar oleh dunia. Dari UIN Malang untuk dunia, perempuan harus berdaya dan berdampak. Jika perempuan tidak berdaya, maka tidak akan memberikan dampak kepada keluarga, masyarakat, bangsa, agama, dan dunia," tegas Ilfi.
Pembangunan manusia juga ia sebut tidak akan cukup jika hanya mengandalkan indikator pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Menurutnya, perlu adanya penguatan spiritualitas, kesehatan mental, dan akhlak sebagai faktor penting dalam pembangunan manusia.
Kesehatan mental juga menjadi perhatian serius di tengah masyarakat saat ini. Ia mencontohkan dengan meningkatnya kasus percobaan bunuh diri yang salah satunya disebabkan gangguan kesehatan mental.
![]() |
| Deklarasi Hari Kartini 2026 dipimpin Rektor UIN Malang Ilfi Nur Diana, dihadiri pula oleh Wakil Bupati Malang dan Ketua DPRD Kota Malang./dok. JSN-ANS |
Kemudian, pada momen deklarasi Hari Kartini ini juga mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Latifah Shohib menilai kegiatan tersebut berlangsung sukses dan penuh inspirasi.
"Acara hari ini sukses, bagus dan penuh inspirasi," ujar Wakil Bupati Malang tersebut.
Apresiasi juga disampaikan Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Ketua DPRD Kota Malang, yang menilai kegiatan ini berhasil mengumpulkan banyak stakeholder yang peduli terhadap isu perempuan dan kesetaraan gender.
"Acara tadi luar biasa, kami sangat mengapresiasi karena berhasil mengumpulkan banyak stakeholder yang bergerak di bidang perempuan dan gender. Deklarasi ini penting karena persoalan perempuan masih banyak yang belum terselesaikan," ujarnya.
Melalui deklarasi Hari Kartini ini, UIN Malang berharap dapat memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam memperjuangkan kesetaraan perempuan. Dengan perempuan yang berdaya, diharapkan mampu menciptakan perubahan positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa, hingga dunia. ***
Editor: YAN




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?