![]() |
| Plt Wali Kota Madiun, Bagus Panuntun akan mengevaluasi insiden dugaan keracunan MBG di SDN 01 Demangan (17/4)./dok. Istimewa |
MADIUN | JATIMSATUNEWS.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Madiun melakukan gerak cepat dalam menindaklanjuti insiden dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di SDN 01 Demangan, Kota Madiun pada Jumat (17/4) kemarin.
Perihal tersebut disampaikan langsung oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun pasca insiden tersebut.
Mas Bagus mengatakan akan memanggil pihak terkait yaitu dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terkait untuk melakukan klarifikasi.
"Ini tadi saya minta ke Dinas Bappeda dulu untuk klarifikasi. Terus kemudian Dinkes dan rumah sakit nanti bikin laporan seperti apa yang nanti juga langsung kami laporkan ke BGN dengan data-data yang valid," jelasnya pada Jumat.
Lebih lanjut, Mas Bagus mengatakan langkah selanjutnya untuk SPPG yang terlibat akan terkena suspend atau tidak, ia akan mendiskusikan hal itu bersama BGN terlebih dahulu.
"Kemudian terkait nanti dari BGN apakah nanti tutup atau bagaimana (SPPG), nanti kami akan diskusikan dengan BGN," tambahnya.
Ditanya tentang evaluasi, Mas Bagus menjawab agar tim dari BGN yaitu SPPI untuk aktif berkoordinasi dengan pihak sekolah.
"Tentunya syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh BGN itu jangan sampai dilanggar. Makannya perlu kerja sama antara tim dari BGN dalam hal ini adalah SPPI untuk aktif berkoordinasi dengan pihak sekolah termasuk pihak SPPG," pungkasnya. (Dny)
Editor: YAN



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?