Perempuan Bangsa Kampanye “Satu Kelahiran, Tanam Satu Pohon”, Ribuan Kader Turun Hijaukan Malang Raya
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Perempuan Bangsa bersama Fatayat NU Kabupaten Malang menggelar aksi lingkungan bertajuk “Satu Kelahiran, Tanam Satu Pohon” dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat NU. Kegiatan yang dikemas dalam bentuk Fun Walk dan Tanam Pohon ini berlangsung di kawasan Singosari, Kabupaten Malang dan diikuti ribuan kader perempuan dari berbagai daerah. πΏ
Anggota DPR RI, Hasanuddin Wahid, secara langsung memberangkatkan Fun Walk sebagai tanda dimulainya gerakan perempuan peduli lingkungan tersebut. Ia menegaskan pentingnya kembali menyatu dengan alam melalui gerakan menanam pohon sebagai investasi masa depan generasi mendatang.
“Kita ingin kembali ke alam dan lingkungan. Pada momentum kelahiran ini, kita menanam pohon. Satu pohon sangat berguna bagi kehidupan anak-anak kita ke depan,” ujar Hasanuddin Wahid.
Menurutnya, gerakan ini merupakan kolaborasi berbagai pihak yang membawa ribuan bibit pohon untuk ditanam di sejumlah titik di wilayah Malang Raya. Penanaman difokuskan pada daerah rawan longsor dan banjir sebagai bentuk mitigasi bencana sekaligus penghijauan lingkungan.
Sementara itu, Pengurus DPP Perempuan Bangsa sekaligus anggota DPRD Jawa Timur, Hikmah Bafaqih, menegaskan bahwa perempuan memiliki tanggung jawab moral dalam menjaga kelestarian bumi. Karena itu, gerakan ini diharapkan menjadi kampanye nasional yang melibatkan perempuan di berbagai daerah.
“Perempuan punya tanggung jawab moral untuk menyelamatkan bumi. Karena itu tema ‘Satu Kelahiran, Tanam Satu Pohon’ menjadi gerakan nasional Perempuan Bangsa yang akan dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia,” jelas Hikmah.
Ia mengungkapkan bahwa sekitar 2.500 bibit pohon disiapkan dalam kegiatan tersebut. Sekitar 10 persen di antaranya akan ditanam di daerah kritis sesuai rekomendasi kementerian terkait, sementara sisanya dibagikan kepada peserta untuk ditanam di wilayah masing-masing.
Menariknya, bibit yang dibagikan sebagian besar merupakan tanaman buah durian sesuai permintaan masyarakat. Selain memberikan manfaat lingkungan, tanaman buah juga diharapkan mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat di masa mendatang. Kegiatan ini juga dihadiri kader Perempuan Bangsa dari berbagai daerah seperti Tuban, Tulungagung, Lumajang, Blitar, Pasuruan, serta Malang Raya. Antusiasme peserta terlihat dari jumlah kehadiran yang mencapai ribuan orang, menunjukkan tingginya kepedulian perempuan terhadap isu lingkungan.
Selain itu, bantuan bibit pohon juga diberikan kepada kelompok tani hutan di wilayah Singosari, khususnya Desa Gunungrejo, sebagai bagian dari gerakan penghijauan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi antara Perempuan Bangsa dan Fatayat NU Kabupaten Malang, gerakan “Satu Kelahiran, Tanam Satu Pohon” diharapkan menjadi langkah nyata perempuan Indonesia dalam menjaga lingkungan sekaligus mewariskan bumi yang lebih hijau dan lestari bagi generasi mendatang.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?