NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM
PAC Muslimat NU Widodaren Ngawi rayakan harlah ke-80 Rutinan Pengajian Jumat Pahing bersama Hadrah Syauqul Muhibbin di PAR Kasihan Sidomakmur.(10/04/2026)
"Selamat ulang tahun Muslimat NU Widodaren, makin jaya makin kompak selalu njih. Senang bisa kerjasama dengan Muslimat NU Widodaren dalam acara pengajian kali ini," sebut Agus Pramono, ketua karang taruna Putra Siwalan Dusun Kasihan, Desa Sidomakmur.
Milad ke-80 Muslimat NU diperingati setiap tanggal 29 Maret, di mana sebelumnya sudah ada rangkaian sowan spesial Halbi ke para tokoh NU. Selanjutnya kali ini rangkaian Milad, juga dirayakan bersama rutinan pengajian Jumat Pahing siang.(10/04/2026)
"Bukti solidnya keluarga NU Widodaren yang membawa maslahah bagi umat. Di sini kita lihat tumpeng jajanan lebaran yang dibuat oleh pengurus Muslimat dari tiap ranting, nah ada juga kue kita persembahkan untuk Banser njih?" tawar Dina Anwary ketua PAC Muslimat NU Widodaren Ngawi pada jamaah, yang senantiasa mengajak semua untuk tidak ragu berkontribusi dalam organisasi.
Di sisi lain, NU CARE-LAZISNU Ranting Sidomakmur memberikan santunan terhadap 10 anak yatim desa Sidomakmur, sebagai bentuk kepedulian sosial dan bukti kinerja lembaga.
Selanjutnya dalam Mauidhoh Hasanah diisi oleh Dra.Hj.Siti Komariyatiningsih, M.Pd.I dari Sewulan Madiun. Bertempat di depan Masjid Thariqul Jannah Pimpinan Anak Ranting (PAR) Kasihan Sidomakmur, suasana pengajian sangat kental dengan nuansa kehangatan, meski sempat diguyur hujan.
"Kundur saking mriki mantep ikut Muslimat dan mantap menghamba diri kepada Allah SWT sampai mati. Terlebih Rasulullah SAW ngendika dalam sebuah hadits, bahwa ahli surga itu butuh ulama. Jadi ulama atau kyai itu jadi tempat bertanya jamaah— seperti butuhnya kita pada ulama saat hidup di dunia. Kita yang derek NU itu sudah 10 langkah ke depan lebih cerdas, timbangane wong neng nduyo mangan turu thok ra gelem melok Muslimatan," tutur Siti Komariyatiningsih, yang pernah menjabat menjadi Ketua PPAK di Kabupaten Madiun tersebut semangat.
Pada akhirnya jamaah diminta untuk terus bersemangat memperkuat NU, sedekah secara cerdas berdasarkan urutan pahala dan fadhilahnya, hingga meneladani sahabat Sya'ban dalam mempergunakan dengan sebaik-baiknya hidup di dunia ini.(Qony)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?