Banner Iklan

Pelantikan dan Musker PCNU Kota Pasuruan 2026 Digelar di Pondok Pesantren Bayt Al Hikmah, Teguhkan Komitmen Membersamai Umat

Admin Cyber
19 April 2026 | 19.42 WIB Last Updated 2026-04-19T12:43:34Z

Sambutan penuh makna disampaikan Ketua PCNU Kota Pasuruan, KH HM Nailur Rochman atau Akrab disapa Gus Amak, dalam pelantikan dan Musker PCNU 2026. Ia menegaskan pentingnya membangun organisasi dengan empat pilar utama: loyalitas, kapasitas, pemahaman realitas, dan solidaritas.


PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM

Kota Pasuruan — Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan masa khidmat 2025–2030 resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Pondok Pesantren Bayt Al Hikmah, Sabtu (18/04/2026). Pelantikan ini mengusung tema besar “NU Membersamai Umat”, yang mencerminkan komitmen NU untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjawab berbagai persoalan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan.

Acara pelantikan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari jajaran pengurus besar hingga pemerintah daerah. Tampak hadir Mustasyar PBNU KH Idris Hamid, Rais PBNU KH Muhib Aman Aly, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf, Wakil Ketua Umum PBNU KH Amin Said Husni, serta Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo bersama para undangan lainnya.



Ketua PCNU Kota Pasuruan, KH HM Nailur Rochman S.IP, M.Pd,M.M. yang akrab disapa Gus Amak, dalam sambutannya menegaskan arah gerak organisasi selama lima tahun ke depan. Ia menekankan bahwa penguatan organisasi harus dibangun di atas empat pilar utama, yaitu loyalitas, kapasitas, pemahaman realitas, dan solidaritas.

Menurutnya, loyalitas merupakan fondasi dasar yang harus dimiliki setiap kader NU. Namun demikian, loyalitas tidak cukup hanya dimaknai sebagai kesetiaan semata, melainkan harus ditopang dengan pemahaman yang benar tentang nilai-nilai dan tradisi NU. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh kader untuk terus belajar melalui proses kaderisasi dan berguru kepada para kiai.

“Loyalitas tidak bisa dibangun tanpa pengetahuan. Maka memahami NU harus dengan ngaji kepada para kiai dan mengikuti proses kaderisasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Gus Amak menyoroti pentingnya kapasitas dalam menjalankan roda organisasi. Ia mengingatkan bahwa semangat dan loyalitas yang tinggi harus diimbangi dengan kemampuan yang memadai, baik dalam aspek intelektual maupun ekonomi. Menurutnya, pengurus NU ke depan harus mampu mandiri dan produktif, termasuk dalam mengembangkan sektor ekonomi umat.

“Terkadang kita setia, tapi tidak punya kapasitas. Maka kapasitas harus terus dibangun, termasuk melalui penguatan usaha di bidang perekonomian,” jelasnya.

Tidak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya kemampuan organisasi dalam membaca realitas sosial. NU, kata dia, harus mampu memahami kebutuhan riil masyarakat dan hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi, terutama bagi masyarakat kecil dan kalangan yang membutuhkan.

Tema “NU Membersamai Umat” yang diusung dalam pelantikan ini menjadi penegasan bahwa NU tidak hanya hadir sebagai organisasi keagamaan, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dalam membangun kehidupan yang lebih baik.

“NU harus memahami kebutuhan masyarakat dan menjadi yang terdepan dalam menjawab serta membela kepentingan umat,” tegasnya.

Sebagai pilar terakhir, Gus Amak mengajak seluruh pengurus untuk memperkuat solidaritas organisasi. Ia menilai bahwa kekuatan NU terletak pada kebersamaan, keguyuban, dan kerukunan antar pengurus maupun warga nahdliyin. Dengan solidaritas yang kuat, ia optimistis berbagai program organisasi dapat dijalankan secara maksimal.

“Mari bersama-sama kita jalankan program NU dengan bekerja sama dan berkolaborasi dengan pihak internal maupun eksternal,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa pelaksanaan pelantikan dilakukan secara mandiri melalui sistem urunan dari para pengurus. Hal ini menunjukkan semangat kemandirian dan kebersamaan yang menjadi ciri khas organisasi.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, diharapkan PCNU Kota Pasuruan mampu semakin memperkuat peran dan kontribusinya dalam membangun umat, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat, inklusif, dan rahmatan lil ‘alamin di tengah dinamika kehidupan masyarakat.(SM)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pelantikan dan Musker PCNU Kota Pasuruan 2026 Digelar di Pondok Pesantren Bayt Al Hikmah, Teguhkan Komitmen Membersamai Umat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now