![]() |
| MAN 2 Kota Malang melibatkan 60 peserta dari berbagai satker Kemenag untuk berkolaborasi mengusung layanan WBK dan WBBM./dok. Istimewa |
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang melibatkan 60 peserta dari berbagai satuan kerja Kementerian Agama untuk berkolaborasi menuju layanan WBK dan WBBM.
MAN 2 Kota Malang pada Sabtu (11/4) menggelar kegiatan Penguatan Budaya Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Dua agenda ini dirangkai dengan Motivasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Layanan Madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kota Malang.
Kegiatan ini berlangsung di ruang Multimedia lantai III MAN 2 Kota Malang, dan dihadiri oleh Kepala Madrasah, Dr. H. Samsudin, M.Pd., serta Kepala Tata Usaha, Sugeng Winarto, S.Pd.I., M.Pd..
Hadir pula narasumber Tino Salim, S.S., M.M., seorang trainer motivator sekaligus strength coach dan penulis buku How To Be an Awesome Speaker, serta tim dari Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Sutoyo Malang.
Pada sambutannya, Kepala Madrasah menegaskan pentingnya kolaborasi pelayanan antar satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama Kota Malang sebagai langkah strategis dalam mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani.
"Kolaborasi pelayanan di seluruh satuan kerja menjadi kunci dalam mendukung Kementerian Agama dan MAN 2 Kota Malang menuju WBBM, sekaligus mendorong madrasah negeri lainnya untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)," ungkap Samsudin.
Kemudian, Kepala Tata Usaha selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta.
Sebanyak 20 peserta berasal dari MAN 2 Kota Malang, sementara peserta lainnya merupakan perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kota Malang serta satuan kerja madrasah negeri seperti MAN 1, MTsN 1 dan 2, MIN 1 dan 2, serta Kelompok Kerja Madrasah (KKM) MAN 2 Kota Malang yang terdiri dari 10 madrasah swasta.
Ia menambahkan, seluruh peserta merupakan garda terdepan layanan (front office), khususnya dari unsur satpam dan tenaga kependidikan pada layanan PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), yang berperan langsung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Harapannya, seluruh peserta mampu membawa perubahan dalam budaya pelayanan berbasis Zona Integritas di satuan kerja masing-masing. Keikhlasan dalam melayani menjadi kunci utama," ujar Sugeng Winarto.
Kegiatan ini mengusung semangat 'Menebar Pelayanan dengan Senyuman 2-7-2, Senyum Bahagia' dan diharapkan oleh penyelenggara dapat menjadi momentum penguatan nilai pelayanan publik yang humanis, profesional, dan berintegritas.
MAN 2 Kota Malang juga ingin terus menunjukkan komitmennya untuk memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas layanan publik, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan birokrasi Kementerian Agama yang bersih, akuntabel, dan melayani. (SW)
***
Editor: YAN
Baca juga: Banggakan MAN 2 Kota Malang, 11 Tim Riset Lolos Seleksi Proposal OPSI 2026



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?