Banner Iklan

Kartini Masa Kini di TK Dharma Wanita 1 Dinoyo: Ojol, Wartawati hingga Wedang Tempoe Doeloe Warnai Perayaan

Admin JSN
21 April 2026 | 22.02 WIB Last Updated 2026-04-21T15:02:17Z
Kartini masa kini di TK Dharma Wanita 1 Dinoyo, hadirkan ojol, wartawati hingga libatkan Wedang Tempoe Doeloe untuk mewarnai perayaan Hari Kartini 2026 (21/4)./dok. JSN-ANS

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Peringatan Hari Kartini di TK Dharma Wanita Persatuan 1 Dinoyo berlangsung meriah dan penuh makna.

Tidak hanya dengan mengenakan pakaian adat, tetapi siswa KB, PAUD, dan TK juga diajak mengenal profesi perempuan masa kini serta budaya tradisional melalui tema 'Tempoe Doeloe' yang diusung dalam perayaan tersebut.

Sejak pagi (21/4), suasana sekolah tampak berbeda. Anak-anak hadir dengan mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Guru-guru pun tak kalah semarak dengan balutan busana bernuansa tempo dulu, menambah nuansa tradisional yang kental dalam peringatan Hari Kartini tahun ini.

Kepala TK Dharma Wanita Persatuan 1 Dinoyo, Irma Damayanti, menjelaskan bahwa tema Tempoe Doeloe dipilih agar anak-anak lebih mengenal budaya Indonesia sekaligus memahami perjuangan perempuan Indonesia.

"Kami mengusung nuansa Tempoe Doeloe agar anak-anak mengenal tradisi Indonesia, mengenal Ibu Kartini dengan budaya Jawa untuk seluruh Indonesia. Mulai dari jamu sebagai minuman sehat hingga pakaian adat, makanya anak-anak juga mengenakan pakaian dari berbagai daerah," ujar Irma Damayanti.

Hadirkan Perempuan Inspiratif: Ojol dan Wartawati

Menariknya, peringatan Hari Kartini kali ini juga menghadirkan perempuan dari berbagai profesi sebagai narasumber inspiratif. Salah satunya adalah Sunayah, seorang ojek online perempuan yang hadir mengenakan rompi hijau khas pekerjaannya.

Di hadapan anak-anak, Sunayah menceritakan kesehariannya bekerja sebagai ojek online demi menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak-anaknya.

"Tiap hari saya bekerja sebagai ojek online untuk mencari nafkah dan menghidupi anak sekolah. Profesi ini juga bisa dilakukan perempuan," ungkap Sunayah.

Selain itu, hadir pula Anis Hidayatie, wartawati dari JatimSatuNews, yang tampil mengenakan kebaya sembari membawa tripod dan handphone sebagai alat kerjanya. Ia menjelaskan kepada anak-anak tentang aktivitasnya sehari-hari sebagai jurnalis, mulai dari meliput, memotret, menulis hingga mengunggah berita.

"Kalau Bu Sunayah adalah pahlawan transportasi, maka wartawan adalah pahlawan informasi, sedangkan guru adalah pahlawan edukasi," tutur Anis di hadapan siswa.



Belajar Tradisi Lewat Wedang Tempoe Doeloe

Kegiatan semakin menarik ketika anak-anak diajak mengenal minuman tradisional jamu. Mereka diberi uang sebesar Rp 2.000 untuk membeli jamu yang dijaga oleh wali murid. Anak-anak juga diperkenalkan berbagai rempah-rempah, mulai dari melihat, menyentuh hingga mencium aroma khas bahan jamu.

Setelah membeli, siswa mendapatkan jamu dalam gelas tester serta satu botol kecil untuk dibawa pulang. Kegiatan ini menjadi pengalaman edukatif sekaligus menyenangkan bagi anak-anak.

Peringatan Hari Kartini di TK Dharma Wanita Persatuan 1 Dinoyo ini juga dihadiri oleh para guru, di antaranya Bu Putri dan Bu Ninis, yang turut mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung.

Dengan kegiatan ini, diharapkan anak-anak sejak dini dapat mengenal perjuangan perempuan, menghargai budaya bangsa, serta memahami bahwa perempuan memiliki peran penting dalam berbagai bidang kehidupan.

Peringatan Hari Kartini pun ditutup dengan suasana penuh keceriaan, menandai semangat Kartini yang terus hidup di generasi masa depan. ***

Editor: YAN


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Kartini Masa Kini di TK Dharma Wanita 1 Dinoyo: Ojol, Wartawati hingga Wedang Tempoe Doeloe Warnai Perayaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now