Banner Iklan

Harga Daging Melonjak, DPRD KOTA Malang Desak Pemerintah Segera Stabilkan Pasokan

Anis Hidayatie
18 April 2026 | 03.36 WIB Last Updated 2026-04-17T20:36:50Z

 


Alarm Ekonomi Kota Malang: Harga Daging Melonjak, DPRD Desak Pemerintah Segera Stabilkan Pasokan

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Kenaikan harga daging sapi yang terjadi di Kota Malang memicu kekhawatiran serius terhadap stabilitas ekonomi daerah. Anggota Komisi B DPRD Kota Malang, Dr. H. Indra Permana, meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengendalikan situasi sebelum dampaknya semakin meluas.

Menurut Indra Permana, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kenaikan harga daging sapi saat ini dipicu oleh menurunnya ketersediaan sapi hidup di pasaran. Sementara itu, permintaan masyarakat tetap tinggi, sehingga harga terus merangkak naik dan mulai menekan pelaku usaha.

“Kalau kondisi ini dibiarkan, maka bukan hanya pelaku usaha yang terdampak, tapi stabilitas ekonomi daerah juga bisa terganggu,” tegas Indra Permana.

Ia menjelaskan, dampak kenaikan harga daging tidak hanya dirasakan di tingkat pedagang, tetapi juga menyentuh seluruh rantai ekonomi, mulai dari hulu hingga hilir. Para jagal mengalami kesulitan memperoleh pasokan sapi, pedagang menghadapi ketidakpastian harga, hingga pelaku usaha kuliner seperti pedagang bakso, restoran, dan kafe yang terancam oleh meningkatnya biaya produksi.

Situasi tersebut, menurutnya, berpotensi mengganggu sektor kuliner yang selama ini menjadi salah satu kekuatan ekonomi Kota Malang. Jika tidak segera ditangani, kenaikan harga daging dapat menurunkan daya beli masyarakat sekaligus melemahkan pertumbuhan usaha kecil dan menengah.

Indra menilai pemerintah tidak boleh terlambat dalam merespons kondisi tersebut. Ia menekankan perlunya langkah cepat, terukur, dan terkoordinasi untuk menjaga stabilitas pasokan serta mengendalikan harga di pasar.

“Ini bukan lagi sekadar persoalan pasar, tapi sudah menjadi tanggung jawab pemerintah untuk hadir dan melindungi pelaku usaha serta masyarakat,” ujarnya.

Sebagai kota yang dikenal dengan kekuatan sektor kuliner, lanjut Indra, Malang membutuhkan kepastian pasokan bahan baku agar roda ekonomi tetap bergerak. Pemerintah diharapkan mampu menjaga distribusi dan ketersediaan daging agar pelaku usaha tidak berjalan sendiri menghadapi tekanan pasar.

“Kita tidak boleh membiarkan pelaku usaha berjalan sendiri. Negara harus hadir, menjaga dari hulu sampai hilir, karena di situlah denyut ekonomi rakyat berada,” pungkasnya.

Pernyataan tersebut menjadi alarm bagi pemerintah daerah untuk segera mengambil kebijakan strategis, termasuk memperkuat pasokan, mengawasi distribusi, serta menjaga stabilitas harga demi melindungi pelaku usaha dan masyarakat Kota Malang.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Harga Daging Melonjak, DPRD KOTA Malang Desak Pemerintah Segera Stabilkan Pasokan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now