![]() |
| Pertemuan H. Makhrus Sholeh selaku Ketua HKTI Kabupaten Malang dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (8/4)./dok. Istimewa |
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM - Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Kabupaten Malang, H. Makhrus Sholeh, mendapat kesempatan bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Rabu (8/4).
Melalui pertemuan ini, Ketua HKTI Makhrus Sholeh menyampaikan aspirasi petani, khususnya petani tebu di Kabupaten Malang.
Makhrus Sholeh menyampaikan kesan positif terhadap perhatian dan dukungan Gubernur Khofifah terhadap sektor pertanian di Jawa Timur.
Menurutnya, selama ini Gubernur Khofifah selalu memberikan support terhadap berbagai program HKTI serta upaya penguatan sektor pertanian di wilayah Jawa Timur.
"Beliau selalu mendukung program HKTI dan pertanian di Jawa Timur. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus memperjuangkan kesejahteraan petani," ungkap H. Makhrus Sholeh.
Ia juga menyampaikan permohonan bantuan alat berat untuk membantu petani tebu di Kabupaten Malang.
Permohonan ini muncul karena semakin sulitnya mencari tenaga kerja untuk menaikkan tebu ke atas bak truk saat musim panen.
"Untuk Kabupaten Malang, kami mengusulkan bantuan alat berat untuk menaikkan tebu ke truk. Saat ini petani kesulitan mencari tenaga angkut tebu. Ini menjadi kebutuhan mendesak bagi petani tebu," bebernya.
Ia pun bersyukur bahwa usulan tersebut mendapat tanggapan positif dari Gubernur Khofifah yang berkomitmen membantu kebutuhan petani melalui dukungan alat berat guna meningkatkan efisiensi panen tebu di Kabupaten Malang.
Makhrus Sholeh berharap dukungan tersebut dapat segera terwujud, sehingga dapat membantu petani dalam mengatasi kendala tenaga kerja serta meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas tebu di wilayah Malang.
"Kami berharap bantuan ini bisa segera terealisasi agar petani lebih terbantu dan sektor pertanian semakin maju," tandasnya.
Pertemuan ini juga menjadi bukti komitmen sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi petani dalam mendorong kesejahteraan petani serta kemajuan sektor pertanian di Jawa Timur, terutama di Kabupaten Malang. ***
Editor: YAN



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?