Banner Iklan

DPRD Kabupaten Pasuruan Eko Suyono PDIP Kisahkan Kesabaran Ibunda, Tak Kuasa Menahan Air Mata

Anis Hidayatie
03 April 2026 | 14.49 WIB Last Updated 2026-04-03T07:50:45Z

 


Ibunda Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Eko Suyono PDIP Wafat, Dikenang Sosok Guru Sabar dan Penuh Doa

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Kabar duka menyelimuti keluarga Eko Suyono, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi PDI Perjuangan. Ibunda tercinta beliau wafat pada Minggu (29/3/2026) usai waktu Dzuhur di kediamannya di Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat sekitar serta para murid yang pernah merasakan ketulusan dan kesabarannya selama mengabdi sebagai guru sekolah dasar.

Eko Suyono mengenang ibundanya sebagai sosok yang sangat dekat dengannya. Sebagai anak laki-laki satu-satunya, ia mengaku memiliki hubungan emosional yang sangat kuat dengan sang ibu.

"Ibu itu sangat dekat dengan saya, karena saya anak laki-laki satu-satunya. Pesan terakhir beliau agar saya selalu menjadi anak yang baik dan jangan pernah nakal," ungkap Eko dengan penuh haru.

Almarhumah dikenal sebagai guru yang sabar dan penuh kasih. Saat kabar wafatnya menyebar, banyak ucapan duka dan kenangan dari masyarakat maupun mantan muridnya membanjiri media sosial. Hal ini menunjukkan betapa besar pengaruh dan keteladanan almarhumah selama hidupnya.

Eko juga mengenang pengorbanan sang ibu ketika dirinya menempuh pendidikan di Malang. Ia mengaku pernah mengalami kesulitan membayar biaya kuliah, namun ibundanya tidak pernah marah.

"Saya tidak dimarahi, ibu justru mencari solusi dengan menggadaikan perhiasannya. Ibu tidak pernah mengeluh, hanya mendoakan agar saya mendapat rezeki yang baik," kenangnya.

Selain dikenal sabar, almarhumah juga merupakan sosok yang religius. Menurut Eko, ibundanya tidak pernah meninggalkan salat tahajud dan selalu mendoakan keluarga.

"Ibuk tidak pernah mengeluh. Ibuk juga tidak pernah meninggalkan tahajud. Itu yang paling saya ingat," ujarnya.

Nilai pengabdian yang ditanamkan sang ibu juga menjadi prinsip Eko selama menjabat sebagai anggota DPRD. Ia mengaku selama lima periode selalu berusaha melayani masyarakat selama 24 jam, bahkan rumahnya selalu terbuka bagi warga yang membutuhkan.

"Ibu selalu berpesan, kalau jadi dewan, rumah jangan ditutup. Harus terbuka untuk masyarakat. Itu yang saya pegang sampai sekarang," jelasnya.

Di akhir, Eko juga menyampaikan pesan kepada generasi muda agar tidak menjauhi politik. Menurutnya, politik merupakan bagian penting dalam kehidupan masyarakat.

"Anak-anak muda harus tahu politik. Karena semua sektor kehidupan tidak lepas dari politik," tegasnya.

Kepergian almarhumah menjadi kehilangan besar bagi keluarga dan masyarakat. Sosoknya akan selalu dikenang sebagai guru yang sabar, ibu yang penuh doa, serta teladan dalam pengabdian dan kesederhanaan. Ans


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • DPRD Kabupaten Pasuruan Eko Suyono PDIP Kisahkan Kesabaran Ibunda, Tak Kuasa Menahan Air Mata

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now