MALANG | JATIMSATUNEWS.COM
Malang – Suasana penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti kantor Lapetal TNI Angkatan Laut yang berada di Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pada Sabtu (14/3/2026). Ratusan orang tua dan keluarga calon prajurit TNI Angkatan Laut tampak memadati lokasi untuk menunggu pengumuman kelulusan ujian pusat yang telah lama dinantikan.
Kegembiraan begitu terasa ketika pengumuman kelulusan disampaikan kepada para peserta seleksi calon prajurit TNI AL Tahun 2026. Para orang tua yang sejak pagi menunggu dengan penuh harap akhirnya dapat menyaksikan putra-putri mereka dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan ke tahap pendidikan.
Diketahui, para peserta yang mengikuti ujian pusat tersebut merupakan calon prajurit Bintara putra-putri dan Tamtama putra TNI Angkatan Laut. Sebelum pengumuman kelulusan, para peserta telah menjalani masa karantina selama kurang lebih 15 hari sebagai bagian dari tahapan seleksi pusat atau yang dikenal dengan Pantukhir (Panitia Penentuan Akhir).
Dari total 378 peserta yang mengikuti seleksi pusat, sejumlah peserta dinyatakan berhasil lulus dan berhak melanjutkan pendidikan dasar militer selama dua bulan di Kabupaten Sidoarjo.
Setelah pengumuman kelulusan, para peserta yang dinyatakan lulus langsung diberangkatkan menuju lokasi pendidikan. Terlihat sekitar 10 bus disiapkan untuk mengangkut peserta yang lulus seleksi calon Bintara putra dan putri, sementara 9 bus lainnya mengangkut peserta yang lulus seleksi calon Tamtama putra.
Momen pemberangkatan tersebut menjadi pemandangan yang mengharukan. Banyak orang tua yang tidak dapat menahan rasa haru dan bangga melihat anak-anak mereka berhasil melewati proses seleksi yang panjang dan ketat untuk menjadi bagian dari prajurit TNI Angkatan Laut.
Salah satu orang tua peserta, Kartina, warga Lamongan, mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas kelulusan putranya. Ia mengatakan bahwa perjuangan anaknya mengikuti seleksi TNI AL tidaklah mudah.
“Anak saya sudah 13 kali mengikuti tes TNI AL, baru tahun ini akhirnya dinyatakan lulus. Alhamdulillah, kami sangat bersyukur,” ujarnya dengan wajah penuh haru.
Cerita perjuangan yang sama juga datang dari seorang ibu asal Kota Probolinggo. Ia mengaku bahwa anaknya telah 11 kali mengikuti ujian seleksi, dan pada tahun ini akhirnya berhasil lolos hingga tahap pengumuman kelulusan.
Sementara itu, dari wilayah Dawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, seorang peserta juga berhasil menembus seleksi setelah sebelumnya telah tiga kali mengikuti tes TNI AL.
Perjuangan para peserta ini menjadi bukti bahwa menjadi prajurit TNI Angkatan Laut membutuhkan tekad kuat, kedisiplinan, serta semangat pantang menyerah. Dukungan dan doa dari keluarga juga menjadi kekuatan besar bagi para calon prajurit untuk terus berusaha hingga berhasil meraih cita-cita mereka.
Dengan kelulusan pada tahap ujian pusat ini, para peserta yang dinyatakan lulus akan menjalani pendidikan dasar militer selama dua bulan di Sidoarjo sebagai tahapan awal dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kemampuan sebagai calon prajurit TNI Angkatan Laut.
Suasana di lokasi pengumuman pun dipenuhi rasa bangga dan syukur. Para orang tua dan keluarga berharap anak-anak mereka dapat mengikuti pendidikan dengan baik hingga resmi dilantik menjadi prajurit yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara.(SA)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?