Konsolidasi dan Berbagi Ramadan PKB Kota Pasuruan, Halim Iskandar Gaungkan “Manifesto Kemenangan Berkemanfaatan”
PASURUAN| JATIMSATUNEWS.COM: Suasana kebersamaan dan semangat konsolidasi politik terasa kuat dalam kegiatan yang digelar Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kota Pasuruan pada Minggu (15/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus ranting se-Kota Pasuruan, badan otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU), Banom PKB, tokoh masyarakat, serta jajaran pengurus partai.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dewan Syuro KH Asy’ari Makfud, Ketua DPC PKB Kota Pasuruan Ismail Hasan, Wakil Wali Kota Pasuruan, serta sejumlah tokoh masyarakat yang memberikan dukungan terhadap penguatan organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung dalam nuansa Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi internal partai, tetapi juga diisi dengan aksi sosial berupa pembagian takjil dan bingkisan kepada masyarakat. Momentum ini menjadi simbol kepedulian PKB terhadap warga sekaligus mempererat hubungan antara kader partai dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan amanat Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, yang menegaskan pentingnya arah perjuangan partai dalam memasuki abad kedua Nahdlatul Ulama melalui “Manifesto Kemenangan Berkemanfaatan.”
Menurut Halim Iskandar, memasuki abad kedua NU merupakan momentum ideologis bagi PKB untuk semakin meneguhkan komitmen pengabdian kepada warga NU dan seluruh rakyat Indonesia.
“PKB tidak perlu lagi sibuk berdebat siapa yang paling NU. Yang terpenting adalah menjalankan mandat kelahiran PKB, yaitu melayani dan mengabdi untuk kemajuan serta kesejahteraan warga NU dan masyarakat Indonesia,” tegasnya dalam amanat yang disampaikan kepada seluruh kader.
Ia juga menyoroti berbagai tantangan politik dan sosial saat ini, seperti fenomena “overdosis demokrasi”, politik pasca-kebenaran (post-truth), hingga praktik politik uang yang masih terjadi. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut PKB untuk bertransformasi dari sekadar mesin pemenang pemilu menjadi institusi layanan politik yang berkelanjutan.
Selain itu, perubahan demografi dengan dominasi pemilih muda dari generasi milenial, Gen Z, hingga Gen Alpha yang mencapai lebih dari 60 persen juga menjadi tantangan sekaligus peluang bagi PKB.
Di Jawa Timur sendiri, Halim Iskandar menyebut masih banyak persoalan yang harus dihadapi, mulai dari pertumbuhan ekonomi dan pemerataannya, kemiskinan, lingkungan, tata kelola pemerintahan, pembangunan manusia, hingga transformasi pesantren.
Namun demikian, ia optimistis PKB mampu menjawab berbagai tantangan tersebut. Hal ini didukung oleh besarnya dukungan masyarakat Jawa Timur terhadap PKB yang terbukti pada Pemilu 2024 lalu, di mana PKB berhasil meraih lebih dari 4,5 juta suara dan menempatkan 27 kadernya di kursi DPRD Provinsi Jawa Timur.
“Potensi Jawa Timur sangat besar, mulai dari kekuatan UMKM, basis produksi lokal, hingga pesantren yang menjadi pusat pemberdayaan ekonomi rakyat,” jelasnya.
Untuk itu, PKB Jawa Timur menetapkan visi periode 2026–2031 yaitu “Melipatgandakan Kemenangan Berkelanjutan yang Berkemanfaatan.” Visi tersebut diperkuat dengan tiga misi utama, yakni meraih kemenangan politik secara berkelanjutan, memastikan kekuasaan yang diperoleh memberi manfaat bagi masyarakat, serta memperkuat tata kelola organisasi yang modern dan adaptif.
Ketua DPC PKB Kota Pasuruan Ismail Hasan dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kegiatan konsolidasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat soliditas kader hingga tingkat ranting.
“Konsolidasi ini penting agar seluruh kader PKB di Kota Pasuruan semakin solid, bergerak bersama, dan terus hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa semangat berbagi di bulan Ramadan melalui pembagian takjil dan bingkisan merupakan bentuk nyata komitmen PKB untuk selalu dekat dengan rakyat.
Dengan konsolidasi yang kuat serta dukungan dari berbagai elemen masyarakat, PKB Kota Pasuruan optimistis dapat terus berkontribusi dalam pembangunan daerah sekaligus mewujudkan kemenangan politik yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?