Banner Iklan

Malang Darurat Bunuh Diri Mahasiswa, DPRD Dorong Gerakan Entrepreneurship

Anis Hidayatie
27 Maret 2026 | 19.00 WIB Last Updated 2026-03-27T12:00:56Z

 


Malang Darurat Bunuh Diri Mahasiswa, DPRD Dorong Gerakan Entrepreneurship

Oleh: Dr. Indra Permana, SE., MMWakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang

KOLOM | JATIMSATUNEWS.COM: Status Kota Malang sebagai kota pendidikan hari ini sedang diuji.

Di tengah ribuan mahasiswa yang datang untuk menuntut ilmu dan membangun masa depan, justru muncul fenomena yang mengkhawatirkan: meningkatnya kasus bunuh diri di kalangan mahasiswa. Ini bukan lagi sekadar peristiwa yang berdiri sendiri, melainkan sebuah pola yang harus kita sikapi dengan serius.

Kita tidak bisa lagi menormalisasi kondisi ini sebagai persoalan pribadi. Ketika fenomena ini terus berulang, maka ada persoalan yang lebih besar—yaitu lemahnya sistem dalam membangun ketahanan generasi muda.

Sebagai anggota DPRD Kota Malang, saya melihat bahwa akar persoalan ini bukan hanya soal tekanan mental, tetapi juga tentang ketiadaan arah hidup dan minimnya kesiapan menghadapi realitas kehidupan.

Mahasiswa hari ini hidup dalam tekanan yang kompleks. Mereka dituntut berprestasi, dituntut sukses di usia muda, bahkan dituntut untuk terlihat berhasil di ruang publik. Namun di balik itu, tidak semua memiliki fondasi mental yang kuat.

Ironisnya, sistem pendidikan kita masih terlalu berorientasi pada capaian akademik, tetapi belum cukup kuat dalam membentuk karakter, daya juang, dan kemandirian.

Akibatnya, ketika menghadapi kegagalan atau tekanan hidup, banyak yang tidak memiliki pegangan. Mereka kehilangan arah, dan pada titik tertentu, kehilangan harapan.

Di sinilah kita harus melakukan perubahan cara pandang.

Saya mendorong lahirnya gerakan entrepreneurship mahasiswa di Kota Malang sebagai salah satu solusi strategis yang konkret dan berkelanjutan.

Entrepreneurship bukan hanya tentang bisnis. Ia adalah proses pembentukan mentalitas.

Dalam dunia usaha, seseorang akan belajar:

1. menghadapi kegagalan secara langsung

2. membangun ketahanan dalam tekanan

3. berpikir solutif dalam situasi sulit

4. dan menemukan tujuan hidup melalui karya

Mahasiswa yang terlibat dalam aktivitas produktif seperti entrepreneurship akan memiliki energi yang berbeda. Mereka lebih percaya diri, lebih tahan terhadap tekanan, dan memiliki orientasi masa depan yang jelas.

Karena itu, gerakan ini harus didukung secara serius melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia usaha.

Kita perlu menghadirkan:

inkubator bisnis mahasiswa

akses permodalan yang terjangkau

mentoring dari pelaku usaha

serta ruang aktualisasi yang sehat bagi anak muda.

Di saat yang sama, penguatan leadership juga harus menjadi bagian penting. Mahasiswa tidak cukup hanya cerdas secara akademik, tetapi harus kuat secara mental dan matang dalam mengambil keputusan hidup.

Kita tidak ingin Kota Malang kehilangan generasi mudanya hanya karena mereka tidak siap menghadapi tekanan hidup.

Sudah saatnya kita bergerak lebih konkret.

Dari kota pendidikan, kita harus naik kelas menjadi kota yang mampu melahirkan generasi yang tangguh, mandiri, dan berdaya.

Karena masa depan Kota Malang tidak ditentukan oleh seberapa banyak lulusan yang dihasilkan, tetapi oleh seberapa kuat generasi mudanya dalam menghadapi kehidupan.


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Malang Darurat Bunuh Diri Mahasiswa, DPRD Dorong Gerakan Entrepreneurship

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now