Banner Iklan

Halal Bihalal dan Tahlil Akbar ke-10 Bani Halimah di Bululawang, Momentum Menjaga Warisan Silaturahmi di Tengah Arus Zaman

Admin Cyber
26 Maret 2026 | 17.47 WIB Last Updated 2026-03-26T10:47:38Z

Halal Bihalal dan Tahlil Akbar ke-10 Bani Halimah di Bululawang menjadi momentum mempererat tali silaturahmi lintas generasi


MALANG | JATIMSATUNEWS.COM

Malang – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terasa begitu kental dalam kegiatan Halal Bihalal dan Tahlil Akbar ke-10 Bani Halimah yang digelar pada Kamis, 26 Maret 2026. Bertempat di sebelah Pondok Pesantren An Nur 1, Bululawang, Kabupaten Malang, ratusan anggota keluarga besar berkumpul dalam satu ikatan silaturahmi lintas generasi.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi wadah mempertemukan keturunan Mbah Hj. Halimah, sosok perempuan yang semasa hidupnya tinggal di Desa Urek-Urek, Kecamatan Gondanglegi. Dari delapan putra-putrinya, kini telah lahir generasi cucu hingga cicit yang tersebar di berbagai wilayah, khususnya Kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan.



Sejak pagi hari, para anggota keluarga mulai berdatangan dari berbagai daerah. Mereka saling bersalaman, berpelukan, dan melepas rindu yang mungkin hanya bisa terobati dalam momen tahunan seperti ini. Tidak hanya menjadi ajang temu kangen, kegiatan ini juga sarat nilai spiritual melalui rangkaian tahlil dan doa bersama untuk para leluhur.

Dalam sambutannya, H. Abah Amin menyampaikan pentingnya menjaga tradisi silaturahmi yang telah diwariskan oleh para sesepuh keluarga. Ia menegaskan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata menjaga hubungan darah dan nilai kebersamaan.

“Jangan sampai kita tergerus zaman. Silaturahmi ini adalah warisan yang harus kita jaga bersama. Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan melanjutkannya,” ujarnya dengan penuh harap.

Hal senada juga disampaikan oleh H. Abah Khudori. Ia mengingatkan bahwa perkembangan zaman, khususnya pengaruh lingkungan dan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), sedikit demi sedikit mulai mengikis tradisi berkumpul secara langsung.

Menurutnya, generasi saat ini harus tetap menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan nilai-nilai kekeluargaan.

“Kita boleh maju dengan teknologi, tapi jangan sampai melupakan akar kita. Dulu para embah kita menjaga silaturahmi dengan penuh perjuangan,” tuturnya.

Ia pun mengenang masa lalu, ketika para leluhur rela menempuh perjalanan jauh demi menjaga hubungan keluarga. Kala itu, perjalanan dilakukan dengan sederhana, seperti menggunakan andong yang ditarik kuda atau bahkan berjalan kaki dari satu rumah ke rumah lainnya.



Namun justru dalam keterbatasan itulah, terbangun kekompakan, kebersamaan, dan rasa kekeluargaan yang sangat kuat. Terlebih saat bulan Syawal, yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan dan momentum saling memaafkan.

Rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan khidmat. Dimulai dari pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tahlil bersama, doa untuk para almarhum, hingga ramah tamah antar keluarga.

Dalam prosesi tahlil, dibacakan pula nama-nama almarhum dari keluarga besar Bani Halimah sebagai bentuk penghormatan dan doa bersama. Penyebutan nama-nama tersebut menjadi momen haru, mengingat jasa dan peran para pendahulu dalam membangun keluarga besar yang kini tetap terjaga ikatannya.

Suasana semakin terasa hangat saat sesi ramah tamah, di mana antar keluarga saling berbincang, berbagi cerita kehidupan, serta mempererat kembali hubungan yang mungkin sempat renggang karena jarak dan kesibukan.

Kegiatan ini pun diharapkan dapat terus berlangsung di tahun-tahun mendatang sebagai benteng nilai kekeluargaan di tengah derasnya arus modernisasi. Halal Bihalal bukan hanya tradisi, tetapi juga sarana memperkuat identitas keluarga, menanamkan nilai hormat kepada leluhur, serta menjaga persatuan antar generasi.

Acara demi acara berjalan dengan lancar hingga akhir, ditutup dengan doa bersama agar seluruh almarhum diberikan ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta seluruh keluarga besar Bani Halimah senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan tetap dalam ikatan silaturahmi yang kokoh.(SM)


Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Halal Bihalal dan Tahlil Akbar ke-10 Bani Halimah di Bululawang, Momentum Menjaga Warisan Silaturahmi di Tengah Arus Zaman

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Apa yang Anda pikirkan?

Trending Now