DPD RI Lia Istifhama di Penutupan Festival Ramadan 2026 Alun-Alun Gresik
GRESIK | JATIMSATUNEWS.COM: Festival Ramadan 2026 yang digelar di Alun-Alun Gresik resmi ditutup meriah dan penuh antusiasme masyarakat, Minggu malam (1/3). Kegiatan yang berlangsung sejak 27 Februari hingga 1 Maret 2026 itu sukses menghadirkan semarak bulan suci melalui bazar UMKM, hiburan religi, serta berbagai lomba Islami.
Ribuan warga memadati kawasan alun-alun sejak sore hingga malam hari. Stand pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal menjadi daya tarik utama, menghadirkan beragam produk kuliner, fesyen muslim, hingga kerajinan tangan. Festival ini pun menjadi momentum strategis dalam menggerakkan ekonomi masyarakat selama Ramadan.
Puncak acara turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Direktur Jawa Pos TV Nur Wahid, Anggota DPD RI pemilik tagline Cantik, (Cerdas Aktif Kreatif dan Inovatif) asal Jawa Timur Lia Istifhama, serta Anggota DPRD Gresik M. Rizaldi.
Dalam kesempatan tersebut, panitia menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai perlombaan, mulai dari Lomba Dai Cilik Gresik, Fashion Show Islami, Lomba Al Banjari Piala Ketua DPRD Gresik, hingga pemenang program Sinau Bareng Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2025. Panggung kreativitas masyarakat dan hiburan religi semakin memperkuat nuansa kebersamaan selama festival berlangsung.
DPD RI Lia Istifhama yang akrab disapa Ning Lia menyampaikan apresiasi atas konsistensi media lokal dalam menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Menurutnya, media massa memiliki peran penting dalam menyebarkan energi positif dan memperkuat kolaborasi sosial.
“Saya mengajak seluruh perempuan dan ibu-ibu untuk terus berjuang, bersemangat, dan tidak mudah menyerah. Media menjadi bagian penting dalam syiar kebaikan. Tanpa dukungan media massa, berbagai program dan aspirasi masyarakat tidak akan tersampaikan secara luas,” ujarnya.
Ia menambahkan, di era komunikasi global saat ini, masyarakat membutuhkan pemberitaan yang konstruktif, edukatif, dan inspiratif. Media lokal dinilainya mampu menghadirkan informasi yang membangun optimisme publik sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir menyatakan Festival Ramadan 2026 menjadi bukti nyata kolaborasi antara media, pemerintah daerah, pelaku UMKM, serta komunitas masyarakat.
“Festival Ramadan ini menjadi ruang kebersamaan masyarakat sekaligus penguatan ekonomi kerakyatan melalui UMKM dan peran media dalam pembangunan daerah,” katanya.
Keberhasilan Festival Ramadan 2026 diharapkan dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan yang mampu menggerakkan ekonomi lokal sekaligus memperkuat nilai kebersamaan masyarakat Gresik selama bulan suci Ramadan. (Ans)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?