Foto: Pemaparan Dekan FITK UIN Malang
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menorehkan prestasi gemilang melalui penyelenggaraan Yudisium Periode I Tahun 2026 Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026.
Momentum akademik prestisius ini menjadi panggung penghargaan bagi mahasiswa-mahasiswa terbaik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga bersinar melalui prestasi non-akademik di tingkat nasional hingga internasional. Penetapan mahasiswa Yudisium Terbaik Akademik dan Yudisium Berprestasi Non-Akademik secara resmi dituangkan dalam Keputusan Dekan FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Nomor 371 dan 372 Tahun 2026 yang ditetapkan pada 14 Januari 2026 .
Dalam kategori Yudisium Terbaik Akademik, sembilan mahasiswa dari berbagai program studi berhasil menunjukkan capaian Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang luar biasa, mencerminkan konsistensi, ketekunan, dan dedikasi tinggi selama masa studi. Di antaranya, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Manajemen Pendidikan Matematika (MPMat) mencatatkan IPK tertinggi dengan capaian 3,94.
Capaian akademik ini bukan sekadar angka, melainkan representasi dari proses pembelajaran bermutu yang dibangun melalui sinergi dosen, kurikulum, dan iklim akademik yang kondusif di lingkungan FITK. Tak kalah membanggakan, kategori Yudisium Berprestasi Non-Akademik menampilkan deretan mahasiswa luar biasa yang mengharumkan nama Fakultas melalui prestasi riset, publikasi ilmiah bereputasi, Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), hingga kejuaraan seni, olahraga, dan literasi di tingkat nasional.
Mahasiswa FITK berhasil menorehkan prestasi melalui publikasi jurnal terindeks SINTA, prosiding konferensi nasional, kepemilikan HAKI modul ajar dan alat peraga pendidikan, hingga raihan juara nasional di bidang mendongeng, cipta lagu, seni, dan olahraga bela diri. Ragam prestasi ini menegaskan bahwa FITK tidak hanya melahirkan lulusan cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul secara kreatif, inovatif, dan berkarakter.
Dekan FITK UIN Malang, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, MA, dalam ketetapan resmi menyampaikan bahwa penghargaan yudisium ini merupakan bentuk apresiasi institusi terhadap capaian mahasiswa sebagai hasil dari proses akademik dan pengembangan potensi yang berkelanjutan. Yudisium tidak hanya menjadi tahapan administratif menuju wisuda, tetapi juga simbol pengakuan atas prestasi dan kontribusi mahasiswa selama menempuh pendidikan tinggi.
Melalui Yudisium Periode I Tahun 2026 ini, FITK UIN Malang kembali menegaskan posisinya sebagai fakultas yang konsisten mencetak lulusan unggul, berprestasi, dan berdaya saing tinggi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?