Foto: Pemaparan oleh Ketua Prodi MPI
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Awal Perkuliahan Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Jumat, 6 Februari 2026. Acara ini dihadiri oleh Dekanat, para ketua dan sekretaris program studi, serta segenap dosen di lingkungan FITK.
Dalam kegiatan tersebut, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) memaparkan arah penguatan profil lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Ulfa Muhayani, MPP., Ph.D., sebagai narasumber, menekankan pentingnya profil lulusan sebagai analis kebijakan dan konsultan pendidikan.
“Mahasiswa tidak hanya belajar administrasi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses kebijakan dan penganggaran, termasuk dinamika manajemen, kepemimpinan, serta pengambilan keputusan,” jelas Ulfa.
Lebih jauh lagi, Prodi MPI UIN Malang juga merencanakan pemagangan mahasiswa pada lembaga konsultan pendidikan sebagai bagian dari penguatan kompetensi profesional mahasiswa. Selain itu, orientasi alumni sebagai calon analis kebijakan pendidikan juga terus dikembangkan.
Dalam rapat koordinasi ini, juga dibahas tentang perombakan kurikulum Prodi MPI sebagai upaya menyusun profil lulusan yang lebih relevan dengan dinamika kebutuhan pendidikan, kebijakan, dan dunia kerja saat ini. Perubahan kurikulum ini diharapkan mampu membekali mahasiswa tidak hanya dengan pengetahuan teoretis, tetapi juga inspirasi, perspektif praktis, dan kompetensi profesional.
Bu Ulfa Muhayani menjelaskan bahwa desain kurikulum baru telah dimasukkan ke dalam aplikasi Empatik FITK sebagai bagian dari sistem penjaminan mutu dan perencanaan akademik Fakultas. Kurikulum dirancang dengan jumlah mata kuliah yang lebih ringkas, namun diimplementasikan melalui team teaching dengan beban hingga enam SKS, sehingga mahasiswa tidak terbebani banyak mata kuliah sekaligus, tetapi tetap memperoleh pendalaman materi secara komprehensif.
Ke depan, para dosen Prodi MPI diharapkan dapat menyesuaikan keilmuannya dengan klaster utama dalam kurikulum baru, meliputi manajemen dan kepemimpinan pendidikan Islam, manajemen sumber daya manusia pendidikan, manajemen pembiayaan dan keuangan pendidikan, manajemen kurikulum dan inovasi program, manajemen peserta didik, sistem informasi manajemen dan digitalisasi pendidikan, analisis dan evaluasi kebijakan pendidikan Islam, serta kewirausahaan pendidikan (educational entrepreneurship).
Selain itu, kurikulum baru juga menekankan penguatan manajemen mutu dan penjaminan mutu pendidikan, serta humas, branding, dan daya saing global lembaga pendidikan. Untuk mendukung penyelesaian studi mahasiswa, Prodi MPI juga telah menyusun sepuluh topik skripsi tematik yang selaras dengan arah pengembangan kurikulum dan kebutuhan lapangan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?