Pesan Terenyuh Dr. Suyadi di Musrenbang Sukun: Pendidikan Kota Malang Harus Dijaga Bersama
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Di sela kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sukun Tahun 2026 dalam rangka penyusunan RKPD 2027 yang digelar di Hotel Pelangi, Kamis (5/2), tokoh pendidikan Kota Malang yang akrab dijuluki Bapak Pendidikan Kota Malang, Dr. Suyadi, S.Pd., M.M, menyampaikan pesan menyentuh terkait kondisi dunia pendidikan.
Dalam forum perencanaan pembangunan tersebut, Suyadi menyoroti sejumlah peristiwa viral yang belakangan terjadi dan dinilai menjadi tamparan keras bagi dunia pendidikan. Ia menyinggung kasus tragis seperti anak sekolah dasar yang nekat mengakhiri hidup karena persoalan sederhana seperti tidak mampu membeli buku dan alat tulis.
Menurutnya, kejadian-kejadian tersebut harus menjadi refleksi bersama bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pembinaan karakter, empati, serta perhatian terhadap kondisi psikologis dan sosial peserta didik.
“Mari kita jaga institusi pendidikan di Kota Malang. Saya yakin, mendidik anak-anak nilainya sama pentingnya dengan membangun sarana dan prasarana,” ungkap Suyadi dengan nada penuh keprihatinan.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak akan berarti tanpa kualitas pendidikan yang kuat.
Karena itu, sinergi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar pendidikan benar-benar menjadi pondasi kemajuan kota.
Musrenbang Kecamatan Sukun sendiri menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus merumuskan arah pembangunan daerah ke depan, termasuk sektor pendidikan.
Pesan yang disampaikan Suyadi pun diharapkan menjadi pengingat bahwa investasi terbesar suatu daerah sejatinya adalah pada generasi mudanya.
Dengan komitmen bersama, ia optimistis Kota Malang dapat terus menjaga reputasinya sebagai kota pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai kemanusiaan dan karakter. Ans



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?