DMI Kota Malang Imbau Masjid Dibuka 24 Jam Sambut Harlah Satu Abad NU, Prof. Kasuwi, Momentum Khidmat Melayani Jamaah
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Malang mengeluarkan himbauan kepada seluruh takmir masjid dan mushalla se-Kota Malang untuk membuka pintu masjid selama 24 jam pada 7–8 Februari 2026. Langkah ini dilakukan dalam rangka mendukung pelaksanaan Istighotsah Kubro Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang dipusatkan di Stadion Gajayana Malang.
Himbauan tersebut tertuang dalam surat resmi DMI Kota Malang Nomor 036/PD-DMI/Kota Malang/II/2026 tertanggal 4 Februari 2026. Dalam surat itu disebutkan bahwa kegiatan istighotsah diperkirakan dihadiri sekitar 100 ribu jamaah dari berbagai daerah di Jawa Timur, bahkan direncanakan turut dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Ketua DMI Kota Malang, Prof. Dr. KH. Kasuwi Saiban, M.Ag, menegaskan bahwa keterlibatan masjid dalam momentum besar keagamaan ini merupakan bentuk pelayanan umat sekaligus penguatan syiar Islam.
“Kami mengajak seluruh takmir masjid dan mushalla membuka akses seluas-luasnya bagi jamaah. Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi momentum khidmat untuk melayani tamu Allah, memperkuat ukhuwah, dan menunjukkan wajah ramah Islam melalui masjid,” ujar Prof. Kasuwi.
Dalam himbauan tersebut, DMI Kota Malang juga meminta takmir menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, seperti kamar mandi, tempat wudhu, serta ruang istirahat sementara bagi jamaah yang datang dari luar kota sebelum menuju lokasi acara di Stadion Gajayana.
Selain itu, penyediaan konsumsi sederhana seperti air mineral, kopi, atau teh juga dianjurkan sebagai bentuk penghormatan kepada para tamu yang hadir. Masjid-masjid yang berada di jalur strategis, khususnya sekitar Kecamatan Klojen dan area dekat stadion, diharapkan menjadi titik transit bagi jamaah.
Prof. Kasuwi menambahkan bahwa peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pelayanan sosial umat. Ia berharap partisipasi aktif takmir masjid dapat membantu kelancaran acara sekaligus menghadirkan kesan positif bagi para jamaah yang datang ke Kota Malang.
“Semoga niat baik kita memuliakan tamu dan mensukseskan Harlah Satu Abad NU dicatat sebagai amal shaleh dan membawa keberkahan bagi masyarakat Kota Malang,” imbuhnya.
DMI Kota Malang juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kerja sama seluruh pengurus masjid dan mushalla. Harapannya, sinergi ini tidak hanya mendukung kelancaran kegiatan Harlah NU, tetapi juga mempererat kebersamaan umat Islam serta memperkuat fungsi masjid sebagai pusat peradaban dan pelayanan masyarakat. ANS



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?