MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Kabupaten Malang – SMAN 1 Turen menggelar kegiatan Pengimbasan 7 Jurus BK Hebat pada Selasa, 24 Februari 2026. Dibuka oleh Kacabdin Kabupaten Malang Dwi Anggraini, kegiatan ini menjadi langkah penting sekolah dalam memperkuat peran guru sebagai pembimbing karakter sekaligus pendamping perkembangan siswa.
"Tidak hanya dalam aspek akademik tetapi juga kepribadian dan perilaku," ujar Kacabdin.
Dijelaskan bahwa 7 Jurus BK hebat dalam implementasinya juga diperkenalkan konsep “guru wali”, yaitu guru yang mendampingi sejumlah siswa secara berkelanjutan sejak kelas X hingga XII. " "Dengan pola ini, guru diharapkan mampu memahami perkembangan siswa secara lebih mendalam," imbuhnya.
Acara yang berlangsung sejak pagi tersebut diikuti oleh para guru dan tenaga pendidik.
Kepala SMAN 1 Turen, Agus Harianto, M.Pd., dalam wawancara menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya penguatan layanan Bimbingan dan Konseling (BK) yang lebih menyeluruh di lingkungan sekolah.
Menurutnya, program 7 Jurus BK Hebat tidak hanya ditujukan bagi guru BK, tetapi juga harus dipahami oleh seluruh guru mata pelajaran.
“Semua guru harus bisa menjadi pembimbing bagi siswa. Jadi bukan hanya guru BK saja yang memahami pendekatan kepada anak, tetapi seluruh guru harus mampu mendampingi, memahami, dan membantu menyelesaikan persoalan siswa,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan inisiatif yang dikembangkan secara nasional dan diikuti oleh berbagai daerah, termasuk Kabupaten Malang. Beberapa guru telah mengikuti pelatihan sebagai fasilitator daerah, kemudian bertugas menyebarluaskan materi kepada para guru lainnya melalui kegiatan diseminasi seperti yang digelar di SMAN 1 Turen.
“Para guru yang sudah mengikuti pelatihan wajib menyampaikan kembali kepada guru lain. Tujuannya agar semua memiliki pemahaman yang sama tentang cara mendampingi siswa, mulai dari mengenali potensi hingga membantu mereka menghadapi masalah,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pi i pengawas pembina sekolah juga menyampaikan pentingnya pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Ia menekankan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari sikap, kepribadian, dan tata perilaku siswa.
“Harapannya siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang baik, kepribadian yang kuat, serta perilaku yang santun,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sejumlah agenda penting, seperti peresmian Unit Aktivitas Siswa, peluncuran inovasi sekolah, serta launching buku berjudul “Jejak-Jejak yang Terpatri” karya kepala sekolah. Setelah itu dilanjutkan dengan sesi materi inti mengenai tujuh pendekatan utama dalam bimbingan konseling.
Beberapa materi yang disampaikan antara lain tentang cara mengenali potensi siswa, mengelola emosi, menumbuhkan resiliensi, menjaga konsistensi, membangun koneksi, mengembangkan kolaborasi, hingga menata situasi ketika menghadapi permasalahan siswa.
Konsep 7 Jurus BK Hebat sendiri dirancang sebagai strategi praktis bagi guru dalam mendampingi siswa. Pendekatan ini menekankan hubungan yang lebih dekat antara guru dan peserta didik sehingga permasalahan yang muncul dapat ditangani lebih dini.
Waka Humas Damiran, menjelaskan bahwa kegiatan pengimbasan ini penting agar seluruh guru memiliki perspektif yang sama dalam membina karakter siswa.
“Ini bukan hanya program BK, tetapi gerakan bersama seluruh guru untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih peduli terhadap perkembangan anak,” katanya.
Melalui kegiatan ini Humas Damiran SMAN 1 Turen berharap tercipta sinergi yang kuat antara guru, sekolah, dan siswa dalam membangun budaya sekolah yang positif. Dengan begitu, para siswa tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat sebagai bekal menghadapi masa depan. Ans



Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?