H. Makhrus Sholeh foto bersama Walikota Wahyu Hidayat dan Ketua PCNU Kabupaten Malang KH Khamim Cholili di Panggung Mujahadah Kubro 8 Februari
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Pelaksanaan Mujahadah Kubro dalam rangka Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Kota Malang telah usai. Berlangsung khidmat dan sukses besar. Lebih dari 107 ribu jamaah memadati stadion dan kawasan sekitarnya selama kegiatan yang digelar pada 7–8 Februari 2026 tersebut.
Tokoh pengusaha kota Malang sekaligus pengurus Lembaga Perekonomian DPWNU H. Makhrus Sholeh secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Malang atas dukungan penuh sehingga kegiatan religius berskala nasional ini dapat berjalan tertib, aman, dan lancar.
Sebagai tuan rumah sekaligus ketua panitia pelaksana kegiatan Mujahadah Kubro, Walikota Malang Wahyu Hidayat beserta Bupati Malang dan Walikota Batu yang jug menjadi panitia pelaksana telah sangat sukses menyelenggarakan acara. Menurutnya ini adalah potret sinergi pemerintah daerah, panitia, aparat keamanan, serta masyarakat.
“Mujahadah Kubro ini bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum kebersamaan. Kami mengapresiasi Wali Kota Malang Wahyu Hidayat juga Bupati Malang dan Walikota Batu yang bersinergi memberikan dukungan besar sehingga acara berjalan sukses,” ungkap H. Makhrus Sholeh.
Diketahui, jumlah jamaah mencapai sekitar 107 ribu orang, dengan sekitar 30 ribu jamaah berada di dalam Stadion Gajayana dan lebih dari 77 ribu jamaah memadati area luar stadion. Kegiatan ini menjadi salah satu ajang silaturahmi warga Nahdliyin terbesar di Indonesia pada tahun 2026 yang sukses.
Senada H. Makhrus, ketua Panitia Harlah 1 Abad NU Prof. Maskuri juga mengapresiasi kinerja para pimpinan 3 wilayah di Malang Raya sehingga acara berlangsung tertib, aman dan nyaman. Juga mengungkapkan rasa syukur serta terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, jajaran pengurus NU, hingga masyarakat lintas elemen. Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, gubernur, sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, Kapolri, dan Panglima TNI turut menambah khidmat acara tanpa menimbulkan gangguan keamanan berarti.
Acara Harlah mendapatkan dukungan besar pula dari jajaran PBNU, para Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah se-Indonesia, PCNU, MWCNU, ranting NU, badan otonom (banom), serta berbagai lembaga NU.
Dalam hal ini Prof. Maskuri secara khusus jugamengapresiasi PCNU se-Jawa Timur yang mengerahkan jamaah hingga memenuhi Stadion Gajayana.
“Ini bukti kebersamaan yang luar biasa. Semua elemen bergerak bersama demi suksesnya peringatan satu abad NU,” ujarnya.
Tidak hanya dari internal NU, dukungan masyarakat luas juga tampak nyata. Banyak warga secara sukarela menyediakan makanan dan minuman bagi jamaah. Bahkan, dukungan lintas agama turut mewarnai kegiatan tersebut, dengan sejumlah gereja di Kota Malang menyediakan tempat istirahat dan fasilitas pendukung bagi jamaah.
Dari unsur banom NU, keterlibatan organisasi seperti Muslimat NU, Fatayat NU, GP Ansor, Banser, Pagar Nusa, Ishari, IPNU, IPPNU, serta berbagai elemen lainnya sangat dominan. Banser disebut menjadi garda terdepan dalam penyambutan dan pelayanan jamaah selama acara berlangsung.
Kesuksesan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU ini semakin menegaskan peran Nahdlatul Ulama sebagai perekat persatuan bangsa. Semangat kebersamaan lintas elemen masyarakat yang tercermin dalam acara tersebut dinilai menjadi modal sosial penting bagi penguatan persatuan nasional sekaligus percepatan pembangunan Indonesia.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Apa yang Anda pikirkan?